Pencanangan “One Day No Rice”

    0
    44

    Kedatangan Ketua TP PKK Tanbu Hj. Erwinda Mardani dan Kepala BKP Kab. Banyu Asin Yasin Sahri disambut aparatur Pemerintah Desa Karang Bintang. ( FOTO : dd/hum ) 


    Karang Bintang, BalarindangNews.com – Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang  melalui pemerintah desa (pimdes) Kabupaten Tanah Bumbu,  kamis (27/8) tadi mencanangkan program “One Day No Rice” (satu hari tanpa nasi) kepada masyarakat. Hal ini dengan terpilihnya desa Batulicin Irigasi kec Karang Bintang sebagai salah satu desa terbaik yang menjadi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

     

    Pencanangan program One Day No Rice dihadiri oleh Ketua PKK Tanbu, Hj Erwinda Mardani serta sejumlah tamu undangan dari pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan (Sumsel) yang melakukan kunjungan kerja ke Kab. Tanah Bumbu terkait KRPL di Desa Irigasi Batulicin. Karena hampir 80 persen masyarakat Desa Batulicin Irigasi telah sukses memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai Kawasan Rumah Pangan Lestari. Kondisi ini diharapkan dapat lebih meningkatkan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat lokal. “Salah satu yang menjadi bukti di masyarakat desa Batulicin Irigasi kec Karang Bintang ini bahwa mereka akan tetap mampu meningkatkan gizi keluarga tanpa harus bergantung terhadap komoditi beras sebagai sumber makanan pokok,” kata Hj Erwinda Mardani dalam acara pencanangan program “One Day No Rice” baru-baru tadi.  


    Kepala BKP Kab. Banyu Asin Prov. Sumatera Selatan, Yasin Sahri menyampaikan sambutan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Bumbu. ( FOTO : dd/hum ) 


    Kita semua mengetahui bahwa, masyarakat hidup ketergantungan dengan mengkonsumsi beras atau nasi tiga kali dalam sehari. Meski demikian nasi atau beras dapat diganti dengan sumber karbohidrat yang lain seperti dari jenis ubi, ketela pohon, dan umbi-umbian. Oleh karenanya masyarakat desa Batulicin Irigasi ini yang memiliki lahan dapat cara memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang ada di sekitarnya.

       

    Kepala Kantor Ketahanan Pangan Daerah, Akhmad Fauzi melalui Kasi Konsumsi Keamanan dan Gizi Pangan, Ibu Erna Kalsum, mengatakan “program One Day No Rice merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah daerah agar masyarakat lebih terbiasa mengkonsumsi panganan lokal sebagai pengganti beras,” tegasnya.

     

    Ia juga menambahkan, “makan nasi dalam tiga kali sehari sudah menjadi kebiasaan masyarakat pada umumnya, dengan program ini kita berupaya memberi pemahaman kepada masyarakat luas tentang manfaat sumber karbohidrat lain yang bisa menggantikan beras, dan yang lebih penting lagi upaya menghidupkan sistem perekonomian khususnya bagi masyarakat yang tinggal di perdesaan,” kata  Erna Kalsum.-*(JH/relhum)