Mecegah ISPA 6000 Masker Dibagikan

    0
    39

    Pembagian masker gratis disambut baik oleh warga masyarakat. ( FOTO : dd/hum ) 

    BATULICIN, BalarindangNews.com–Kemarau yang berkepanjangan yang dirasakan warga menjadi perhatian akan timbulnya wabah penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pemerintah daerah kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Kesehatan, senin (14/9) pagi tadi melakukan tindakan pencegahan melalui pembagian 6000 masker gratis kepada masyarakat untuk menanggulangi ISPA. 

     

    Dinas Kesehatan yang bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terjun langsung membagikan masker untuk masyarakat Tanah Bumbu. Hal itu dilakukan mengingat semakin meningkatnya penderita penyakit ISPA dari bulan Juli ke bulan Agustus akibat buruknya kualitas udara yang disebabkan dari kabut asap kebakaran hutan. Sehingga perlu diupayakan penanggulangan guna mencegah terus meningkatnya penderita ISPA didaerah ini

     

    Pembagian masker yang dilakukan secara serentak dalam tiga titik lokasi sekaligus melibatkan Badan Penanggulangan BencHana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), beserta Bagian Humas Setda Tanbu dan Kepolisian Resort (Polres) Tanbu yang dimulai pada pukul 07.00 WITA, dengan masing-masing titik lokasi pembagian mendapatkan 2000 masker.

     

    Kadis Kesehatan H.M. Damrah melalui selaku Kasi Penyehatan Lingkungan Adventina, disela kesibukan pembagian masker mengatakan, “ada tiga tempat pembagian masker serentak pada hari ini, yaitu di Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Batulicin, dan Kecamatan Kusan Hilir,” kata Tina.

     

    Dengan demikian untuk mencegah terserang penyakit ISPA, masyarakat dihimbau untuk memakai masker atau penutup hidung saat keluar rumah, menerapkan perilaku sehat dan bersih, serta menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi. Sementara itu adanya pembagian masker diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat kabupaten Tanah Bumbu dan mengurangi terjadinya kasus ISPA yang cenderung meningkat pada puncak musim kemarau tahun ini.

     

    Secara terpisah, petugas Surveilance Dinkes Tanbu Saiful Fahrin mengatakan, “dari data yang dimiliki Dinkes Tanbu untuk penderita penyakit ISPA dari bulan Juli ke Agustus mengalami peningkatan dikarenakan kabut asap, sepanjang bulan Juli ke Agustus saja sudah ada sekitar 500 orang terkena ISPA,” papar Saiful. *(JH/relhum)