Pesta “Ade Massarong” Tradisi Pulau Sewangi

    0
    5

    Kedatangan Bupati Mardani H. Maming disambut oleh masyarakat pulau Sewangi ( FOTO : wing/hum )

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Pulau Sewangi memiliki prospek yang cerah dalam pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Tanah Bumbu. Hal itu mendapat perhatian serius dari Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming yang turut hadir dalam pelaksanaan upacara adat Ade Massarong Mappanretasi, Senin (14/9) kemarin. Dengan adanya perayaan tersebut diharapkan kedepannya akan menjadi obyek wisata budaya yang dikenal luas di masyarakat.

     

    Upacara adat tersebut merupakan bentuk pelestarian adat suku bugis di pulau Sewangi yang memang sudah dilaksanakan secara turun temurun. Dalam acara adat “Ade Massorong Mappanretasi” (adat mendorong memberi makan ke laut) salah satu prosesi menghanyutkan miniatur perahu yang telah diisi beberapa jenis makanan ke tengah laut, kemudian makanan tersebut diambil kembali untuk dimakan bersama oleh masyarakat dan pengunjung yang menyaksikan acara tersebut. Makna dari upacara adat ini adalah bentuk rasa syukur nelayan suku bugis yang tinggal di sekitar Pulau Sewangi atas melimpahnya hasil laut.

     

    Pelaksanaan Upacara adat “Ade Massarong” di pulau Sewangi ( FOTO : wing/hum )

    Masyarakat Pulau Sewangi sendiri berharap, agar upacara adat yang dilaksanakan setahun sekali ini bisa dikenal luas dan dapat dikembangkan menjadi wisata budaya di Kabupaten Tanah Bumbu. Salah seorang tokoh Pulau Sewangi ini, Abdurahim mengatakan, “acara adat ini akan terus dilestarikan, sehingga bisa dikenal masyarakat luas, dengan demikian Kabupaten Tanah Bumbu akan memiliki  satu lagi obyek wisata  budaya lokal di Pulau Sewangi,” katanya

     

    Untuk tercapainya hal itu, kedepannya perlu ada pembenahan dalam upaya pengembangan wisata budaya tersebut, yaitu dengan cara mengemas upacara adat  menjadi kegiatan rutin tahunan sehingga menarik minat wisatawan, baik lokal maupun nasional. Diharapkan kepada dinas yang menangani kepariwisataan agar melakukan pembinaan lebih lanjut, sehingga acara adat  tersebut dapat diminati  seperti obyek wisata lainnya. Selain itu hal yang perlu diperhatikan adalah mempermudah akses wisatawan menuju pulau Sewangi.

     

    Mardani H. Maming selaku Bupati Tanah Bumbu mengatakan, “rencananya pulau Sewangi akan dijadikan pulau Wisata, bahkan  dengan terwujudnya pembangunan  jembatan penghubung Batulicin ke pulau laut Kotabaru setidaknya akan memberikan dampak positif terhadap wisata yang akan di kembangkan di pulau Sewangi,” paparnya.

     

    Dengan demikian nanti obyek wisata Jembatan  dan obyek wisata  adat di Pulau Sewangi akan bersinergi sehingga menjadi destinasi wisata yang turut menambah kontiribusi pendapatan daerah melalui sektor kepariwisataan di Kabupaten Tanah Bumbu. *(JH/hum)