Bupati Menghimbau Agar Waspada Dimusim Kemarau

0
5

Bupati Tanbu Mardani H. Maming saat memberikan sambutan sekaligus mengajak semua pihak untuk mewaspadai bahaya kemarau panjang. ( FOTO : wing/hum )

BATULICIN, BalarindangNews.com-Kemarau berkepanjangan yang melanda di sejumlah daerah membuat resah bagi warga masyarakat , keresahan itu tak lain akibat terjadinya kebakaran hutan yang disertai kabut asap.  Guna mengantisipasi dampak kemarau  panjang yang terjadi saat ini, Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming mengajak masyarakat untuk mewaspadai dan bersama sama berupaya mengatasi semakin besarnya dampak yang ditimbulkan, “untuk mengantisipasi dampak kemarau  panjang yang terjadi saat ini perlu diwaspadai bersama, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar  terhadap masyarakat,” kata Bupati disela sela acara dan perpisahan di Aula Mahligai Bersujud Kecamatan Simpang Empat, Kamis (17/9), kemarin.

Dampak Dari kekeringan, ratusan hektar tanah sawah di Kecamatan Kusan Hilir kering kerontang bahkan pecah pecah. ( FOTO : ES )

Dampak yang ditimbulkan kemarau panjang tidak hanya kebakaran hutan disertai kabut asap, ratusan hektar sawah  di Kecamatan Kusan Hilir kering kerontang bahkan pecah pecah, sehingga terancam gagal panen akibat kekeringan. Kendati tanaman padi telah tumbuh namun bulirnya tidak berisi, gagal panen yang ditimbulkan akibat kondisi alam yang tidak bersahabat membuat para petani penggarap akan merugi. Selain itu, dampak lain yang juga dirasakan masyarakat dari kekeringan adalah kurangnya pasokan air bersih di sebagian wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. Hal itu membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih, untuk kebutuhan penggunaan air setiap harinya warga terpaksa memanfaatkan air sumur yang keruh.

Untuk mengatasi berbagai dampak tersebut diperlukan kesadaran bersama, Bupati menghimbau kepada masyarakat terutama bagi pemilik lahan agar tidak membakar lahan sembarangan, dan mengintruksikan kepada pihak BPBD Kabupaten Tanah Bumbu agar terus melakukan pencegahan maupun  tindakan pemadaman  terhadap wilayah yang berpotensi munculnya  titik api. Armada pemadam yang tersebar di beberapa Kecamatan juga harus di pungsikan  untuk menyuplai air bersih bagi masyarakat.

Bupati Tanah Bumbu, Mardani H. Maming mengatakan, “armada pemadam yang tersebar di beberapa Kecamatan harus di pungsikan  untuk membantu masyarakat yang wilayahnya kekurangan air bersih,” tegasnya.

Upaya pemerintah membangun saluran pengairan untuk mengatasi lahan sawah yang kekeringan. ( FOTO : ES )

Sementara itu, guna mengairi lahan pertanian yang terancam gagal panen, pemerintah mengupayakan dengan pembuatan saluran pengairan, agar sawah sawah dapat teraliri air, sehingga tanaman padi yang tadinya kering dapat tumbuh kembali. Hal itu juga untuk mengantisipasi musim kemarau tahun yang akan datang.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan tersebut, diharapkan dampak buruk kemarau panjang dapat segera teratasi. Kebakaran hutan tidak terus bertambah, ancaman gagal panen  dapat diminimalisir, serta warga masyarakat mudah mendapatkan air bersih. *(JH/hum)