PNS Terlibat Politik Terancam Dipidana

    0
    7

    Pejabat Bupati Kab. Tanbu, Drs. H. Wahyuddin saat melakukan Coffe Morning dengan seluruh pejabat di jajaran Pemkab Tanbu. ( FOTO : wing/hum )


    BATULICIN, BalarindangNews.com-Seiring semakin dekatnya pelaksanaan pemilihan umum  kepala daerah ( Pemilukada ) yang akan dilaksanan serentak 9 Desember mendatang, Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Drs. H. Wahyuddin kembali mengingatkan kepada seluruh PNS di jajaran pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu agar tidak terlibat dalam kegiatan Pemilukada, “PNS akan dipidanakan  jika terbukti menggunakan fasilitas negara maupun dana pemerintah, dan dengan sengaja memfasilitasi salah satu kandidat dengan upaya tertentu,” kata Wahyuddin saat melaksanakan Coffe Morning bersama seluruh pejabat jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di ruang rapat Sekretariat Daerah, Senin (28/9) pagi tadi.

     

    Dalam acara tersebut, Drs. H. Wahyuddin menjelaskan, PNS yang terbukti melakukan pengerahan masa untuk mendukung salahsatu kandidat Bupati dan Wakil Bupati akan dipidanakan, sebagaimana yang sudah diatur dalam undang-undang terkait netralitas PNS dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah. Peraturan mengenai hal tersebut tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang melarang PNS untuk terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan pemilihan kepala daerah dan kegiatan kampanye, baik secara aktif maupun tidak aktif, langsung ataupun tidak langsung.

     

    Wahyudin menambahkan, “selain sangsi pidana yang akan diterima, para PNS yang melakukan pelanggaran kode etik juga akan mendapat sangsi administrasi berupa penurunan pangkat,” imbuhnya.

     

    Oleh karenanya, diharapkan kepada seluruh PNS tetap berpijak pada tugas pokok  dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat, tanpa terjebak pada arus politik praktis. Selain itu semua pihak agar tetap menjaga situasi kondusif dalam Pemilukada, dengan tujuan terlaksananya perhelatan pesta demokrasi yang berjalan damai tanpa ada gesekan ataupun propaganda yang akan memecah belah masyarakat  di Kabupaten Tanah Bumbu. *(JH/hum)