“Mengatasi Masalah” Wahyuddin Gelar Rakor

    0
    15

    Pejabat Bupati Tanah Bumbu Drs. H. Wahyuddin memimpin rapat koordinasi bersama seluruh camat Kab Tanbu. ( FOTO : wing/hum)

     

    KURANJI, BalarindangNews.cm-Penjabat Bupati Tanah Bumbu Drs.H. Wahyuddin menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat di Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (6/10) kemarin, di Aula Rapat Kecamatan Kuranji. Hal itu dilakukan untuk menghimpun berbagai permasalahan yang ada di tingkat Kecamatan yang nantinya dibahas bersama agar dicarikan solusi.

     

    Dalam rapat koordinasi tersebut, agenda prioritas lebih menekankan pada persoalan yang sedang dihadapi masyarakat sekarang ini, seperti persoalan air bersih, pembakaran lahan, Pemilukada, serta pengawasan Bidan desa.Diharapkan kepada para Camat  agar terus melakukan kordinasi, baik lintas Camat maupun dengan lintas terkait lainnya.

     

    Untuk  penanganan masalah pembakaran lahan yang akhir-akhir ini menjadi persoalan besar, maka guna meminimalisir kegiatan tersebut perlu dilakukan koordinasi dengan pihak Muspika setempat. Dengan demikian  ada keterlibatan semua pihak untuk mensosialisasikan kepada masyarakat dan perusahan  pemilik lahan   agar tidak tidak melakukan pembakaran yang mengakibatkan kabut asap.

     

    Sedangkan persoalan air bersih akibat dari kemarau panjang, Drs. H. Wahyuddin menghimbau seluruh camat agar menghimpun beberapa titik wilayah warga yang mengalami kekurangan air bersih dan melakukan koordinasi kepada  pihak BPBD setempat atau pihak ke tiga untuk menyalurkan air bersih kepada warga. Kemudian untuk pelaksanaan Pemilukada, unsur Kecamatan agar membantu KPU mensosialisasikan kepada masyarakat terkait peningkatan partisipasi pemilih. “Diharapkan dengan sosialisasi tersebut angka golput di tiap wilayah dapat meminimalisir,” kata Wahyuddin.

     

    Sementara itu terkait masalah  pengawasan Bidan Desa, perlu dilakukan kerjasama dengan pihak  Dinas Kesehatan maupun Puskesmas setempat agar Bidan desa dan Bidan kampung turun bersama untuk membantu persalinan.”Dengan pengawasan tersebut setidaknya angka kematian bayi  dan ibu dapat di cegah,” imbuh Wahyudin.

     

    Dengan adanya perumusan setiap permasalahan di tingkat wilayah kecamatan tersebut, diharapkan dapat mengurangi dampak buruk dari persoalan yang dihadapi masyarakat, dan kedepannya dapat menjadi acuan untuk mengatasi permasalahan sedini mungkin. *(JH/hum)