Pemkab Tanbu Gelar Pelatihan Fardu Kifayah

    0
    6

    Drs. H. Wahyuddin selaku Pejabat Bupati Tanah Bumbu turut hadir dan memberi sambutan pada acara pelatihan penyelenggaraan sholat jenazah. ( FOTO : wing/hum)

     

    KURANJI, BalarindangNews.com-Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Tanah Bumbu menggelar pelatihan penyelenggaraan sholat jenazah, Kamis (8/10) pagi tadi, di Masjid Ar Barqah Desa Giri Mulya Kecamatan Kuranji. Hal itu mendapat apresiasi penuh dari Pejabat Bupati Tanah Bumbu Drs. H. Wahyuddin yang turut hadir dam memberi sambutan langsung dalam acara yang bertujuan untuk memberikan pemahaman  penyelenggaraan sholat jenazah yang tepat sesuai tuntunan yang sudah diatur dalam hukum islam.

     

    Pelatihan yang meliputi cara memandikan jenazah hingga mengafankan adalah sebuah kegiatan langka, disamping itu sangat sedikit orang yang berkemauan belajar cara memandikan dan mengafani jenazah secara benar berdasarkan tuntunan syariah islam, pada tiap kampung atau desa tidak semua yang mau belajar untuk memandikan hingga mengafankan jenazah dengan cara yang benar. Kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara berkesinambungan, terutama  bagi  kaum  muslim. Hukum memandikan jenazah dan mengafankan  sifatnya Fardhu Kifayah, jika kita mengabaikan hal ini tentu orang yang berada  disekitar kematian warga akan  turut berdosa.

     

    Drs. H. Wahyuddin mengatakan, “untuk mengatasi kelangkaan di tiap kampung, terutama warga yang membutuhkan,  kedepannya harus ada minimal 2 atau 3 orang yang mau melakukan pelatihan,” katanya.

     

    Sementara itu, Hj. Noryana selaku Kabag Kesra Setda Tanbu yang juga hadir dalam acara ini menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah digelar di beberapa Kecamatan yakni dimulai Kecamatan Kuranji, Kecamatan Karang Bintang, Kecamatan Mantewe. Untuk kelangsungan praktek tersebut dilakukan kerjasama dengan pihak kementrian agama Kabupaten Tanah Bumbu serta Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tanah Bumbu untuk membimbing masyarakat yang ikut pelaksanaan pelatihan.

     

     

    Melalui kegiatan ini di harapkan, hasil dari pelatihan dijadikan sebuah bentuk kaderisasi dalam masyarakat dan dapat dikembangkan menjadi pelatihan di desanya masing masing, sehingga kelangsungan yang membantu  pemandian dan pengafanan jenazah  terhadap warga yang meninggal dunia dapat berjalan dengan baik. *(JH/hum)