Populasi Sapi Terus Ditingkatkan

    0
    32

    Kepala Distanpanak Tanbu  Drs. Abdul Karim, MM saat membuka pelaksanaan Program GBIB di Tanbu dalam rangka meningkatan populasi ternak sapi dan kerbau. ( FOTO : dd/hum )

     

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Sebagai daerah penyedia daging sapi dan kerbau di wilayah Kalimantan Selatan, Kab Tanah Bumbu terus berupaya untuk meningkatkan jumlah populasi ternak khususnya sapi dan kerbau agar ketersediaanya tidak semakin berkurang. Oleh karena itu Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanpanak) terus mensosialisasikan program Gertak Birahi dan Inseminasi Buatan (GBIB) dibeberapa Kecamatan di Tanah Bumbu untuk mensukseskan upaya tersebut, “pelaksanaan program GBIB adalah bagian upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan jumlah populasi ternak khususnya sapi dan kerbau agar ketersediaanya tidak semakin berkurang,” kata Kepala Distanpanak Drs. Abdul Karim, MM saat membuka acara sosialisasi program GBIB di Aula Distanpanak, Jumat (9/10) kemarin.

     

    Sasaran sosialisasi tersebut diklasifikasikan menjadi tiga wilayah, untuk wilayah pertama meliputi Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Batulicin, Kecamatan Karang Bintang, dan Kecamatan Mantewe, kemudian wilayah kedua meliputi Kecamatan Kusan Hilir, Kecamatan Kusan Hulu, dan Kecamatan Sungai Loban, sedangkan wilayah ketiganya meliputi Kecamatan Angsana, Kecamatan Satui, dan Kecamatan Kuranji

     

    Program GBIB merupakan salah satu cara yang tepat untuk lebih meningkatkan birahi sapi dan kerbau agar mudah melakukan proses perkawinan, dengan cara itu, potensi kehamilan sapi dan kerbau menjadi lebih cepat untuk menghasilkan keturunan yang baru. Berdasarkan data sensus peternakan tahun 2014 jumlah populasi ternak sapi potong di Tanbu ada sebanyak 18.325 ekor, sedangkan jumlah populasi kerbau ada sebanyak 1.665 ekor. Dengan demikian melalui program GBIB, Kabupaten Tanbu diharapkan mengalami swasembada daging, sehingga target pemerintah daerah tahun ini untuk melakukan GBIB sebanyak 2.200 sapi dan kerbau sebanyak 50 ekor bisa dilaksanakan.

     

     

    Untuk menunjang keberhasilan program tersebut, pemerintah daerah juga melakukan sejumlah program lain seperti peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor peternakan agar petugas di lapangan menjadi lebih profesional dan berwawasan agri bisnis, kemudian menyediakan pelayanan kesehatan ternak, kebutuhan pakan ternak dan melaksanakan program pengembangan ternak unggulan seperti sapi, kambing, ayam, dan itik, serta menyiapkan sarana dan prasarana serta penyelenggaraan kesehatan bagi ternak. *(JH/relhum)