Memberantas Paham Radikalisme dan Terorisme

    0
    35

    Kepala Badan Kesbangpol Kab. Tanbu, Darmiadi, membuka Sosialisasi Paham Radikalisme dan Terorisme Bagi Pelajar tingkat SLTA di Kab. ( FOTO : dd/hum )

     

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Pemerintah kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (24/10) kemarin, melaksanakan Sosialisasi pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme Bagi Pelajar tingkat SLTA, “Ini penting mengingat pelajar khususnya dan generasi muda umumnya adalah target utama propaganda radikalisme,” ujar Darmiadi selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) pada saat membuka Sosialisasi di Aula Gedung Sekretariat TP PKK Kapet Tanah Bumbu.

     

    Dengan dilaksanakannya sosialisasi tersebut, disamping dalam rangka meningkatkan wawasan dan pemahaman bagi para pelajar tentang paham dan aliran yang dapat membahayakan pertumbuhan generasi muda, juga sebagai langkah strategis dalam upaya  untuk menangkal dan membentengi diri pelajar dari faham radikalisme. Diharapkan  generasi muda  di Kabupaten Tanah Bumbu akan lebih waspada terhadap ancaman dari luar dan juga sebagai modal  bagi pelajar memahami lingkungan sehingga tidak mudah terpengaruh dengan adanya aliran radikal.

     

    “Kepada pelajar di Tanbu harus pro aktif bersama pemerintah untuk memberantas paham radikalisme  demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apalagi di tengah maraknya kemajuan teknologi internet dan sosial media saat ini,” pesan Darmiadi

    Tak lebih pentingnya peran orang tua agar senantiasa mendampingi dan memberikan pendidikan termasuk ilmu agama kepada anak-anaknya juga merupakan langkah positif yang harus dilakukan guna mencegah radikalisme dan terorisme.

     

    Secara terpisah, pengurus FKPT Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. Aliansyah Mahadi, M.AP mengatakan sosialisasi ini merupakan program kerja dari FKPT Kalimantan Selatan untuk membantu pencegahan terorisme di daerah serta mengantisipasi tumbuh kembangnya paham radikalisme. Untuk Kalimantan Selatan diakui saat ini kondisinya sangat kondusif dan bukan menjadi sasaran terorisme, “namun kita juga harus waspada, meski bukan sasaran terorisme tapi Kalimantan Selatan bisa dijadikan tempat transit bagi teroris,” tegas Aliansyah.

     

     

    Untuk membantu menangkal penyebaran paham terorisme dengan menyebarkan paham keterbukaan, dengan sikap keterbukaan dalam lingkungan terdekat merupakan salah cara yang tepat untuk mempererat hubungan dengan sesama, sehingga sangat efektif  mencegah pelaku teror bersembunyi ditengah masyarakat.*(JH/relhum)