Wahyuddin Menilik Pola Karantina Pegawai

    0
    25

    Penjabat Bupati Tanah Bumbu Drs. Wahyuddin, M.AP saat memantau ruang Karantina Di BKD Tanbu. ( FOTO : wing/hum )

     

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Pelaksanaan pola karantina bagi PNS dan Tenaga Non PNS yang melakukan pelanggaran disiplin berulang-ulang mendapat perhatian serius dari Pejabat (Pj) Bupati Tanah Bumbu Drs. Wahyuddin, M.AP, rabu (28/10) kemarin, pejabata Bupati meninjau langsung tempat dan pelaksanaan pola karantina di Kantor Kepegawaian Daerah (BKD) Tanah Bumbu.

     

    Sebelum melakukan peninjauan, Pj Bupati yang hadir bersama beberapa pejabat dilingkup pemerintahan kabupaten Tanah Bumbu memimpin apel pagi di halaman kantor BKD. Sejumlah pegawai  yang terjaring dalam pola Karantina Pegawai turut disertakan mengikuti apel dengan pegawai BKD.

     

    Dalam apel tersebut, Wahyuddin mengajak pihak BKD agar dalam penerapan pola karantina dilaksanakan dengan benar benar serius, dengan melakukan pembinaan dengan perlakuan yang persuasif dalam artian pembinaan harus dimulai dari hati ke hati sehingga permasalahan yang melatar belakangi pelanggaran dapat diketahui.

     

    Wahyuddin mengatakan, “dengan pola hati ke hati akan memberikan  sebuah pencerahan mental yang bersangkutan, dari situ akan terlihat beberapa latar belakang penyebab pegawai tidak  disiplin,” terang Wahyudin.

     

    Selain itu, Penjabat Bupati  juga mengajak semua pimpinan SKPD untuk memberikan contoh yang baik terhadap bawahan dalam hal disiplin pegawai, dengan contoh tersebut nantinya akan menjadi sebuah panutan dari bawahan atas apa yang dilakukan oleh pimpinan. Penerapan kedisiplinan secara menyeluruh, harus dimulai dari BKD sendiri, sebab BKD merupakan induk dan  tolak ukur berhasil atau tidaknya penanganan  semua kepegawaian.

     

    Wahyuddin menambahkan, “bagaimana mau menerapkan disiplin sementara atasan nya sendiri tidak punya sikap disiplin, dampaknya  para bawahan akan  bersikap serupa  seperti apa yang dilakukan oleh pimpinannya,” imbuhnya.

     

     

    Sementara itu, Kepala BKD Tanbu Dr. Ambo Sakka melalui Kasubbid Pemberhentian dan Kesejahteraan Pegawai Syaikul Ansari, S.H. menyampaikan jumlah PNS dan Tenaga Non PNS yang sudah terjaring mencapai 40 orang lebih, sehingga penerapan pola karantina harus terus diupayakan keseriusannya, “penerapan ini terus berlanjut sesuai dengan hasil  evaluasi kehadiran yang bersangkutan, jika prosentasi kehadirannya minim, maka yang bersangkutan akan mendapat surat untuk masuk dalam pola karantina yang sudah disiapkan,” kata Syaikul.*(JH/hum)