Perkembangan Tekhnologi Informasi Perlu Diwaspadai

    0
    22

    Penjabat Bupati Tanbu  Drs. H. Wahyuddin saat menyampaikan amanat Menteri Pemuda Dan Olahraga dalam peringatan Sumpah Pemuda. ( FOTO : wing/hum )

     

    BATULICIN, BalaridangNews.com-Perkembangan tekhnologi informasi perlu diwaspadai dan disikapi dengan hati-hati oleh para pemuda. Sebab tekhnologi itu bisa bermanfaat, akan tetapi bisa juga membahayakan. Hal itu disampaikan saat Drs. H. Wahyuddin selaku Pejabat (Pj) Bupati Tanah Bumbu memberi sambutan dalam upacara memperingati Sumpah Pemuda ke 87 di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (2/11) pagi tadi. “Pesatnya perkembangan tekhnologi informasi ibarat pisau bermata dua, satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk peningkatan kapasitas ilmu pengetahuan dan skill, namun disisi lain membawa dampak negatif,” katanya.

     

    Upacara yang mengangkat tema Revolusi Mental Untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi Satu Untuk Bumi ini, sarat dengan keprihatinan. Berubahnya pola relasi kemasyarakatan yang disebabkan modernisasi dan kemajuan tekhnologi informasi telah dialami bangsa ini. Akhir-akhir ini kita disuguhkan kasus-kasus yang bermula dari interaksi di sosial media. Sosial media telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama. Interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam.

     

    Selain itu, informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya tanpa dapat dibendung dengan baik. Tidak mudah orang tua, guru, lembaga pendidikan, termasuk negara untuk dapat mengontrolnya. Dengan keadaan seperti itu, tak heran jika abad ini lahir generasi baru yang memiliki pola pikir serba instans, cenderung individualistik dan pragmatik.

     

     

    Dalam kesempatan itu, Pj Bupati juga mengajak seluruh peserta upacara, khususnya generasi muda agar merefleksikan kembali tekad yang tertuang dalam sumpah pemuda, serta membentuk karakter dalam diri, “hanya dengan pembangunan karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh menghadapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi,” kata Wahyuddin.*(JH/hum)