IMTA Akan Mendongkrak PAD Tanbu

    0
    4

    Sekda Tanbu  Drs. Said Akhmad saat menyampaikan jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi tentang RAPBD Tahun  Anggaran 2016 di Gedung DPRD Tanbu. ( FOTO : wing/hum) 

     

    BATULICIN-BalarindangNews.com-Untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Tanah Bumbu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkannya pada tahun 2016 ini. “Untuk mengoptimalkan PAD perlu dilakuan intensifikasi dan eksensifikasi terhadap semua sektor PAD, serta pendataan ulang baik pajak maupun retribusi yang sudah ada perdanya”, kata Drs.Said Akhmad selaku Seketaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu. Hal ini di dikatakan saat menyampaikan jawaban Bupati terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi tentang RAPBD Tahun 2016 di gedung DPRD, selasa (3/11) kemarin.

     

    Upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan dengan melalui peraturan daerah (Perda) tentang retribusi rumah potong hewan dalam sektor peternakan, perda tentang retribusi tempat rekreasi dan olahraga pada sektor pariwisata. Dengan beracuan dengan perda, pemerintah daerah akan membuat regulasi tentang Ijin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA), kemudian Perda yang dibuat juga akan mengarah pada pengusaha yang melakukan usaha di Kabupaten Tanah Bumbu, sejatinya harus mempunyai NPWP di Kabupaten Tanah Bumbu.

     

    Dan beberapa peraturan yang telah disahkan seyogianya harus segera dilaksanakan, sehingga nantinya dapat menjadi acuan peningkatan PAD dari sektor baru. “Perda yang sudah disahkan terkait dengan retribusi segera bisa dilaksanakan, sehingga bisa diharapkan untuk meningkatan PAD, kerena sebenarnya masih banyak potensi daerah kita yang bisa digali untuk meningkatkan PAD,” kata Said Akhmad.

     

     

    Seketaris Daerah Tanah Bumbu mengharapkan kepada semua pihak terkait, agar penggunaan anggaran dapat bertindak dan bersikap tegas, cerdas serta bijak dalam melaksanakan tugas sesuai bidangnya masing-masing, supaya bisa dilaksanakan seefesien dan semaksimal mungkin sesuai perencanaan, sehingga benar-benar akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Untuk perencanaan program yang telah direncanakan di tahun anggaran 2015 namun belum terealisasi sampai dengan APBD perubahan tahun 2015, agar kiranya bisa dijadikan prioritas pada APBD tahun anggaran 2016,” tegasnya.*(JH/relhum)