Tanah Bumbu Menanggulangi Rabies & Ispa

    0
    36

    Pertemuan advokasi penanggulangan penyakit rabies dan ispa digelar di Simpang Empat Batulicin. ( FOTO : wan/hum )

     

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Waspada sebelum merambahnya penyakit rabies dan ispa, dua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) kab Tanah Bumbu yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Perternakan menggelar pertemuan Advokasi penanggulangan penyakit, dengan Beni Rahmadi, S.K.M., M.M. selaku Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pengawasan Lingkungan (P2PL) propinsi Kalaimantan Selatan, senin (9/11) tadi, di Simpang Empat Batulicin.

     

    Dalam acara pembahasan penanggulangan penyakit Rabies dan Ispa yang di paparkan oleh Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan, Kabid P2PL mengatakan, “kami berharap melalui kegiatan ini mampu menekan angka penyakit rabies dan ispa diwailayah kabupaten Tanah Bumbu, baik dengan cara melakukan kerjasama dengan instasi serta lintas sektoral yang menangani secara khusus mengenai penaggulangan penyakit tersebut,” ujar Beni.

     

    Suasana peserta pada  acara pertemuan penggulangan  penyakit rabies dan ispa di kabupaten Tanah Bumbu. ( FOTO : wan/hum )

     

    Sebelum merambahnya penyakit Rabies dan meningkatnya penyakit Ispa, perlu diadakan pertemuan semacam ini agar dapat saling berkoordinasi dalam hal meningkatkan upaya penanggulangan penyakit rabies dan ispa yang mana sering terjadi didaerah-daerah, khususnya diwilayah Tanah Bumbu.

    Dalam rangkaian seremonial yang singkat dalam acara tersebut, seluruh kepala puskesmas, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Peternakan,Polres, Kodim 1022, dan lintas sektoralikut berperan guna menangani dalam penanggulangan penyakit rabies dan ispa di daerah ini.

     

    Disela pertemuan penanggulangan penyakit rabies dan ispa Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu yang diwakili oleh Kepala Bidang PMK (Pengendalian Masalah Kesehatan) H. Rahmatullah, S.K.M., M.M mengatakan,” tujuan dari dilaksanakan acara ini adalah agar ada dukungan dari lintas sektor terkait penaggulangan kasus maupun penyakit rabies akibat gigitan anjing liar dan ispa akibat pencemaran udara diwilayah Tanah Bumbu khususnya,” katanya.


    Oleh karenanya diharapkan dengan kegiatan ini, nantinya mampu menekan angka penyakit rabies dan ispa yang ada di Tanah Bumbu dengan cara meningkatkan koordinasi kepada seluruh lintas sector yang berkaitan dengan penanggulangan pernyakit rabies serta ispa. *(JH/wan)