Pemilukada di Tanbu Menjadi Barometer

    0
    33

    Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kab Tanah Bumbu tahun 2015. (FOTO : Istimewa/fb)

    BATULICIN, BalarindangNews.com-KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang bertugas merencanakan dan memprsiapkan pelaksanaan pemilihan Umum atau pemilihan kepala daerah secara langsung, yang secara serentak jatuh pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang, sebagai wujud demokrasi bagi masyarakat Indonesia. Sedikitnya 204 daerah otonomi yang terdiri dari 197 kabupaten atau kota, dan 7 propinsi akan melakukan pemilihan kepada daearah, termasuk Kabupaten Tanah Bumbu. KPUD kab Tanbu, selasa (24/11) kemarin menggelar debat calon Bupati dan Wakil Bupati di gedung Mahligai Bersujud dengan tema Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat dan Meningkatkan Kemampuan Daya Saing Daerah.

    Dengan terpeliharanya kedaulatan rakyat sebagai esensi demokrasi merupakan pertimbangan utama publik dalam menilai pemilihan umum kepala daerah secara langsung. Bagi publik, pilkada langsung merupakan “anak kandung” gerakan reformasi yang harus dipertahankan. Ketua KPU Kabupaten Tanah Bumbu, Drs. H. Samsani, M.Hum mengatakan, “debat Cabup dan Cawabup ini adalah bertujuan untuk mempertajam dan menyebarluaskan visi dan misi dari pasangan cabup dan cawabup sehingga dapat diketahui oleh masyarakat,” kata ketua KPUD Tanbu

    Calon yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah secara serentak tahun 2015 ini, adalah H Abdul Hakim dan Gusti Chafizi sebagai pasangan calon nomor urut satu, dan pasangan calon nomor urut dua adalah Mardani H. Maming dan H. Sudian Noor. Debat pilkada kali ini merupakan kesempatan strategis bagi masing-masing pasangan Cabup dan Cawabup untuk semaksimal mungkin menyampaikan visi-misi program pembangunan daerahnya kepada masayarakat luas. Kalaupun pada akhirnya nanti saat proses pemungutan suara ada yang menang dan yang kalah, masing-masing pasangan calon harus bisa menerima dan menghormati sebagai bentuk konsekuensi dari jalannya sistem demokrasi.

    Selain itu Ketua KPU kab Tanah Bumbu juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bisa mensukseskan pelaksanaan Pilkada pada 09 Desember 2015 nanti agar berjalan dengan baik. Siapapun yang nanti menang dalam pelaksanaan Pilkada harus tetap dihormati sebagai pemimpin jalannya roda pemerintahan selama lima tahun kedepan. Diharapkan pelaksanaan pemilukada ini nantinya menjadi barometer daerah lain di Kalsel. “Kedua pasangan Cabup dan Cawabup yang ada di Tanbu adalah putra terbaik daerah, dan ini menandakan telah tercipta kesantunan antara kedua belah pihak untuk saling memahami arti dari pelaksanaan pemilu,” kata H.Samsani.

    Siapapun yang akan terpilih sebagai kepala daerah kab Tanbu nantinya, kiranya dapat melaksanakan sesuai visi misi nya untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat khususnya kabupaten Tanah Bumbu melalui sektor pertambangan, pelestarian kain tenun pagatan, meningkatkan minat wisata dalam sektor kepariwisataan, kesehatan, pendidikan, pembangunan sektor perkebunan dan kehutanan. Serta menjalin sinergitas pemerintah daerah dengan kabupaten lain serta peningkatan lapangan kerja bagi masyarakat lokal terutama masyakat kecil. *Smoga. (JH/hum)