Mewaspadai Paham Radikalisme

    0
    16

    Sekda Tanbu Drs. Said Akhmad melakukan rapat koordinasi terkait antisipasi ajaran dan faham baru beberapa waktu lalu. (FOTO:wing/hum)

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Guna mengantisipasi berkembang luasnya penyebaran  faham radikal atau ISIS  di Kabupaten Tanah Bumbu. Saat menjadi pembina apel pagi di halaman Kantor Bupati, Jumat (4/12) kemarin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Drs. Said Akhmad secara khusus menghimbau jajarannya untuk  mewaspadai segala bentuk gerakan yang mengarah pada faham radikalisme.

    Faham-faham berbau radikal tersebut bisa saja menyusup melalui instansi pemerintahan melalui berbagai cara. Salah satunya yang marak terjadi ialah melalui pendekatan secara agama, penanaman faham atau internalisasi melalui agama itu sangat strategis, karena menyentuh hal yang sangat esensial dalam masyarakat yakni pengalihan sebuah keyakinan.

    Dengan demikian, setiap individu perlu melakukan pembenahan diri untuk memperkuat keimanannya. Semakin kuat keimanannya, tentu dapat membentengi diri dari segala macam bentuk penyusupan yang mengarah pada faham-faham radikalisme. “Pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan untuk memperkuat keimanannya dan terus  mewaspadai gerakan tersebut, sekaligus mengajak masyarakat lingkungan disekitarnya  agar penyusupan faham itu dapat dicegah  secara dini,” kata Sekda.

    Sementara itu, secara terpisah Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanbu Darmiadi, M.AP menjelaskan, pengawasan adanya aliran faham tertentu yang terhimpun dalam sebuah kelompok pengajian di  wilayah Tanbu terus dilakukan. “Sejauh ini  perkumpulan  tersebut masih dalam tahap wajar dan tidak ada hal hal yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Meskipun jumlah pengikutnya  ada yang berjumlah 20 dan 50 orang, namun aktivitasnya tetap dalam kewaspadaan dan pengawasan,  sehingga tidak melebar pada hal-hal yang berpotensi konflik,” papar Darmiadi.

    Sebagai langkah antisipasi bersama, pemerintah daerah terus melakukan  penguatan koordinasi bersama lintas terkait. Badan Koordinasi pengawasan aliran penganut aliran kepercayaan masyarakat  (BAKORPAKEM) yang dikoordinir oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanbu bersama pemerintah daerah, dan Kepolisian serta tokoh agama terus memantau dan mengantisipasi timbulnya gerakan radikalisme, sehingga segala informasi yang berkembang di masyarakat  terkait hal yang mencurigakan baik tingkat desa dan kecamatan dapat dihimpun dan dirumuskan  sebagai bahan tindakan maupun pencegahan.*(JH/hum)