Lagi-Lagi Donor Darah

    0
    24

    Pengambilan darah yang dilakukan oleh PMI terhadap salah seorang pegawai jajaran pemerintah daerah kab Tanbu yang ditinjau langsung oleh Ketua PMI cabang Tanbu. (FOTO:wing/hum)

    BATULICIN,BalarindangNews.com-Sudah yang kesekian kalinya kegiatan donor darah dilaksanakan di kab Tanah Bumbu. Rabu (16/12) kemarin, PT. Arutmin Indonesia dan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang kab Tanah Bumbu yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah kab Tanah Bumbu, kembali menggelar aksi donor darah yang dilaksanakan di kantor Bupati kawasan Darma Praja Gunung Tinggi Batulicin.

    Ketua PMI Cabang Tanbu Drs. Gusti Hidayat menjelaskan, kegitan donor darah merupakan program PMI untuk menambah ketersediaan darah serta sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan. Solidaritas yang sebenarnya akan muncul, sebab kita tidak pernah mengetahui siapa yang akan menggunakan darah yang kita donorkan tersebut. “Kita tidak pernah tahu siapa yang akan menggunakannya. Disitulah letak solidaritas sosial, dimana kita peduli dan berkontribusi untuk seseorang tanpa mengenalnya terlebih dulu,” kata Gusti.

    Mengingat ketersediaan darah yang sangat minim, terutama untuk darah golongan AB, maka kegiatan donor darah akan terus dilakukan di berbagai instansi pemerintah, maupun instansi vertikal dan perusahaan yang berada di wilayah Tanah Bumbu. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi kekurangan stok darah serta menumbuh kembangkan kepedulian terhadap sesama.

    Gusti Hidayat mengatakan, “ketersediaan darah untuk golongan AB sangat minim,  berdasarkan catatan medis dari pihak rumah Sakit Andi Abdurahman Noor Batulicin, pasien yang membutuhkan lebih banyak pada   jenis golongan darah tersebut,” jelasnya.

    Kegiatan donor tidak saja dilaksanakan di perkotaan, akan tetapi  aksi  donor sudah merambah ke 10 Kecamatan maupun desa di wilayah Tanah Bumbu, sehingga target untuk mengantisipasi krisis darah dapat segera terwujud. Kegiatan yang mementingkan kepedulian sosial seperti donor darah merupakan kegiatan mulia,  tentunya ini  bagian dari kegiatan kemanusiaan yang harus dipelihara guna meringankan penderitaan sesama.

    Donor darah  ini sudah yang kesekian kalianya dilakuakan di kantor pemerintah daerah kab tanah Bumbu, patutlah kita berikan aspresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini, baik itu selaku penyelenggara maupun yang mensponsorinya. Dibalik itu, kita juga patut mempertanyakan, hasil donor darah yang disumbangkan itu selama ini diberikan kepada siapa dan kemana disalurkan. Mengapa demikian, mereka yang mendonorkan darahnya itu tidak tahu disalurkan kemana dan untuk siapa, apakan itu langsung didistribusikan ke rumah sakit atau ke bank darah.

    Jangan sampai seperti kasus yang pernah terjadi beberapa waktu lalu, seorang pasien yang mengalami pendarahan serius dan benar-benar membutuhkan darah, namun tidak ada darah yang tersedia di bank darah rumah sakit tersebut. Padahal baru beberapa hari digelar donor darah di seketariat pemerintah daerah kab Tanbu dan sebagai penyelenggara yang sama dengan kegiatan ini. Melalui aksi donor darah di instansi pemerintah, diharapkan mampu mengantisipasi minimnya ketersediaan stok darah yang selama ini menjadi problema, dapat membantu sesama, serta menumbuhkan rasa solidaritas sosial dikalangan aparatur dijajaran Pemkab Tanbu. *(JH/hum)