20 KWT Segera Menerima Bantuan

    0
    7

    TP PKK Tanbu mengunjungi salah satu rumah tangga yang berhasil mengelola lahan pekarangan. (FOTO:dd/hum)

    BATULICIN, BalarindangNews.com–Sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan, Kantor Ketahanan Pangan Daerah (KPD) Tanah Bumbu (Tanbu), tahun ini akan memberikan bantuan dana kepada 20 kelomok wanita tani (KWT), “tahun ini telah mendapat alokasi dana bantuan dari APBN untuk pengembangan lahan pekarangan sebanyak 20 KWT,” kata Erna Kalsum selaku Kasi Konsumsi Keamanan dan Gizi Pangan, di Batulicin beberapa waktu lalu.

    Jumlah bantuan yang diberikan pada masing-masing kelompok sebesar Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) yang nantinya akan disalurkan melalui rekening kelompok. Jumlah bantuan tahun 2016 ini lebih banyak dibandingkan tahun 2015 lalu yang hanya cukup dibagikan pada 12 KWT. Bantuan rencananya diperuntukan untuk pengadaan  bibit tanaman holtikultura, hewan ternak dan perikanan, serta jenis komoditi yang lainnya, sedangkan teknis penyaluran bantuan akan dibagi tiga tahapan yaitu tahap  penumbuhan, tahap pengembangan, dan tahap kemandirian.

    Sementara itu, para calon penerima bantuan tersebut diharapkan memiliki perencanaan yang matang dengan membuat Rencana Kerja Kebutuhan Anggaran (RKKA) terlebih dahulu, sehingga setelah bantuan tersalur, pemanfaatannyapun dapat membawa keberhasilan dan mampu mensejahterakan anggotannya.

    Dalam lingkup wilayah Provinsi Kalsel, ada sebanyak empat Kabupaten/Kota yang akan menerima dana pengembangan pemanfatan lahan pekarangan tersebut dan Kabupaten Tanbu adalah salah satunya, sebab selama ini dianggap berhasil dan lebih berpengalaman dalam pemanfaatan lahan pekarangan. Keberhasilan mengoptimalkan lahan pekarangan itu, telah dibuktikan dengan adanya penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Kepala Desa Batulicin Irigasi berupa penghargaan Adi Karya Pangan Nusantara. Penghargaan itu membuktikan bahwa Desa Batulicin Irigasi telah mampu memberikan kontribusi nyata dan berjasa dalam upaya mendorong ketahanan pangan nasional.

    Erna mengatakan, “setidaknya keberhasilan Tanah Bumbu dalam memberikan kontribusi nyata pada sektor ketahanan pangan menjadi perhatian pemerintah pusat sehingga bantuan dana tahun ini lebih besar dari tahun yang lalu,”katanya.

    Selain itu, pemanfaatan lahan pekarangan merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan dalam rumah tangga, tidak hanya berupa tanaman holtikultura saja, pemanfaatan lahan pekarangan juga bisa berupa pembuatan kolam ikan atau pun memelihara ternak. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan tersebut diharapkan nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga serta meningkatkan pendapatan keluarga. Melalui sistem pengelolaan pekarangan yang baik dipastikan akan dapat memangkas pengeluaran keluarga dalam mememuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

    Erna juga berharap, kedepannya seluruh desa telah memiliki KWT, sehingga lahan pekarangan rumah dapat termanfaatkan dengan optimal. Oleh sebab itu, Kepala Desa juga harus mampu berperan mewujudkan Kawasan Rumah tangga Pangan Lestari (KRPL), “peran aktif Kepala Desa juga diperlukan guna mendorong pemanfaatan lahan pekarangan melalui KRPL” kata Erna. *(JH/relhum)