Operasi Simpatik Intan 2016 di Tanbu

    0
    17

    Kapolres Tanbu AKBP Kus Subiyantoro, S.IK melakukan cek kesiapan seluruh personil pasukan operasi simpatik 2016.(FOTO:dd/hum)

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mengapresiasi tindakan Polres Tanbu dalam upaya mewujudkan ketertiban berlalu lintas. Hal itu terbukti dengan hadirnya Sekretaris Daerah Drs. H. Said Akhmad, M.M  dalam Gelar Pasukan Operasi Simpatik Intan 2016 di Halaman Mapolres Tanah Bumbu, Selasa (1/3) kemarin.

    Operasi Simpatik Intan ini merupakan bagian dari membangun kesadaran masyarakat akan keselamatan di jalan raya dan ketertiban berlalu lintas. Sehingga dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas. “melalui kegiatan operasi simpatik ini dapat mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu menjadi kawasan tertib lalu lintas,” kata Sekda.

    Pelaksanaan Gelar Pasukan Operasi simpatik Intan 2016 dibuka dengan apel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dishubkominfo, Damkar, Satpol PP, dan Satpam. Adapun tema Operasi Simpatik Intan 2016 yakni Melalui Revitalisasi Kawasan Tertib Lalu Lintas Kita Tingkatkan Disiplin Dan Etika Berlalu Lintas Masyarakat Dalam Rangka Menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

    Sementara itu AKBP Kus Subiyantoro, S.IK menyampaikan, Operasi Simpatik Intan 2016 akan dilaksanakan selama 21 hari dimulai pada tanggal 1 maret  sampai dengan 21 Maret 2016. “pelaksanaan Operasi Simpatik Intan 2016 akan dimulai pada taggal 1 maret hingga tanggal 21 Maret 2016,” kata Kus Subiyantoro.

    Dalam apel tersebut Kapolres Tanbu AKBP Kus Subiyantoro, S.IK juga melakukan cek kesiapan seluruh personil pasukan operasi simpatik 2016 satu persatu yang dilanjutkan penyematan pita tanda operasi simpatik 2016 kepada masing-masing perwakilan peserta apel. Operasi simpatik Intan mengutamakan pada pendekatan preventif dan penertiban dokumen yang wajib dibawa pengendara seperti STNK dan SIM, helm, dan lainnya. Bukan hanya pada penertiban saja, melalui operasi simpatik ini pula diharapkan bisa menemukan kendaraan hasil curanmor. *(JH/relhum)