Banjir Bertahan, Warga Mengungsi

    0
    13

    Salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir mulai mengungsi ketempat yang lebih tinggi, sebagian mengungsi ketempat keluarga dan sanak saudaranya yang lebih dekat dengan membawa bekal seadanya. (FOTO:dd/hum)

    TANAH BUMBU,BalarindangNews.com-Hampir dua pekan lebih, pemukiman rumah warga masih digenangi banjir akibat curah hujan yang berkepanjangan di kawasan kusan hulu kab Tanah Bumbu. Rabu (9/3) kemarin, warga yang rumahnya direndam banjir terpaksa mengungsi ketempat sanak saudara atau keluarganya yang terdekat dengan membawa bekal seadanya.

    Tingginya banjir yang menggenangi pemukiman warga ini, belum dapat dipastikan kapan genangan air hujan segera surut. Sementara sungai kusan hulu juga meluap akibat air pasang sehingga tidak dapat menampung debit volume air. Warga yang rumahnya digenangi banjir setinggi dada orang dewasa, terpaksa mengungsi ketempat yang lebih tinggi, sebagian mengungsi ketempat keluarga dan sanak saudaranya yang lebih dekat, ada juga warga memilih untuk tetap bertahan tinggal di rumahnya meski digenangi banjir, karena mengkhawatirkan kehilangan harta bendanya, walaupun sebenarnya telah disiapkan pos pengungsian.

    Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tanbu melalui Kabid Sosial, Agus Salim menyampaikan, untuk ketersediaan makanan pengungsi, saat ini masih mencukupi. Selain menggunakan uang sendiri untuk membeli bahan makanan, para pengungsi mulai mendapatkan bantuan makanan berupa beras, minyak goreng, dan sarden dari pemerintah. Bantuan tidak hanya diberikan kepada warga yang masih bertahan dirumahnya, namun warga yang mengungsi di tempat sanak saudaranya juga tetap mendapat bantuan bahan makanan, “bantuan beras, minyak goreng, dan sarden tetap disalurkan terhadap para korban banjir yang memilih tinggal di rumah keluarganya itu,” kata Agus Salim.

    Kesehatan pengungsi juga dinilai masih baik, para pengungsi dihimbau untuk segera melapor ke petugas kelurahan atau petugas medis yang berjaga diposko. Selain itu, upaya juga sudah dilakukan terkait rencana penanganan pasca banjir, pemantauan dari dinas terkait juga terus dilakukan di bantaran sungai sebagai deteksi dini sehingga warga yang masih bertahan dapat mengungsi sebelum genangan air terlalu tinggi, mengingat hujan masih terus mengguyur. *(ES/relhum)