Ciptakankan Generasi Sehat Melalui PMTB

    0
    7

    Siswa tingkat sekolah dasar (SD) yang berusia antara tujuh tahun hingga sembilan tahun menerima tambahan makanan bergizi sebagai upaya untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat. (FOTO:dd/hum)

    BATULICIN, BalarindangNews.com–Dinas Ketahanan Pangan Daerah (KPD) bersama Tim Penggerak–Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kab. Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan sosialisasi program Pemberian Makanan Tambahan Bergizi (PMTB) kepada anak sekolah Tingkat Dasar. “Kami ke sekolah mensosialisasikan dan memberi makanan tambahan terhadap para siswa SD kelas 1 s/d kelas 3,” kata Akhmad Fauzi selaku Kepala KPD, Senin (7/3) kemarin, di Batulicin.

    Dalam kegiatan PMTB tahun ini, rencananya dilaksanakan pada lima sekolah di lima kecamatan, sasaranya adalah tingkat SD yang berusia antara tujuh tahun hingga sembilan tahun, sebagai upaya untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat. Sekolah di lima Kecamatan yang mendapat pemberian makanan tambahan bergizi tersebut antara lain SDN Sungai Tajur Simpang Empat, SDN 2 Manurung Kecamatan Kusan Hilir, SDN Batu Bahalang Kecamatan Batulicin, SDN 2 Sari Utama Kecamatan Sungai Loban, dan SDN 2 Kecamatan Karang Bintang.

    Sedikitnya ada 375 orang siswa tingkat SD yang akan diberikan  makanan tambahan. Makanan tambahan bergizi yang diberikan antara lain berupa bubur yang dilengkapi dengan sayur, buah, telur, ayam, dan susu. Pemberian makanan tersebut dimaksudkan agar para siswa mau membiasakan diri untuk menkonsumsi makanan yang berfariasi dan seimbang.

    Menurut Akhmad Fauzi, kebiasaan anak-anak untuk mengkonsumsi makanan yang sehat harus di latih sejak dini. Jenis makanan yang sehat juga tidak harus mahal karena yang terpenting semua unsur nutrisi makanan yang diperlukan oleh tubuh bisa terpenuhi terutama sayur-sayuran. Sekarang ini, banyak ditemukan jajanan disekolah yang kurang memenuhi unsur gizinya. Oleh sebab itu anak-anak sangat perlu diberikan pengetahuan tentang makanan yang sehat untuk dikonsumsi. “Biasanya anak kecil tidak suka makan sayur, untuk itulah kita perlu membiasakan dan mensosialisasikan makanan bergizi ini ke sekolah-sekolah yang ada di Tanbu,” kata Akhmad Fauzi. *(JH/relhum)