Optimalkan Pelayanan, RSUD Tanbu Minta Daya Listrik Ditambah

    0
    24

     

    Bupati Tanbu Mardani H. Maming  melihat ruangan dan peralatan operasi di RSUD Tanbu. (FOTO:dd/hum)

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Daerah (RSUD) Andi Abdurahman Noor meminta tambahan daya energi listrik kepada PLN mengingat semakin banyaknya ruangan rumah sakit dan fasilitas teknologi kesehatan yang harus digunakan untuk menangani pasien, “penambahan daya listrik memang sangat diperlukan guna menunjang pelayanan pasien rawat inap maupun teknis pengobatan yang lain,” kata Harry Darmawan selaku Direktur RSUD Andi Abdurrahman Noor, Jum’at (11/3), di Batulicin.

    Berbagai fasilitas ruangan pasien serta dan alat-alat teknologi kesehatan yang semakin banyak menyebabkan perlunya ada peningkatan daya listrik. Terkait kebutuhan tersebut pihak RSUD secara resmi mengirim surat permohonan penambahan daya listrik sebesar 1 Mega Watt kepada PLN. Dengan adanya tambahan daya tersebut dipastikan dapat mencukupi kebutuhan listrik di rumah sakit sehingga kedepannya tidak lagi muncul banyak keluhan dari masyarakat.

    Guna menunjang pelayanan pasien di rumah sakit akibat daya listrik yang tidak memadai,  pihak RSUD saat ini masih menggunakan tambahan mesin genset. Apalagi ditambah layanan listrik PLN yang akhir-akhir ini padam menyebabkan sistem layanan terhadap para pasien terganggu. Kondisi yang demikian dikhawatirkan akan menimbulkan pemasalah baru mengenai kualitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Hal lain yang dapat menimbulkan kekhawatiran akibat kurangnya daya listrik ialah dapat memicu banyaknya kerusakan peralatan medis yang ada di rumah sakit. Aliran listrik menggunakan mesin genset yang cenderung tidak stabil atau listrik dari PLN yang sering padam tiba-tiba, tidak menutup kemungkinan jadi pemicu rusaknya peralatan medis.

    Berbagai upaya sebenarnya telah dilakukan pihak RSUD dalam rangka menghemat penggunaan listrik, “penghematan listrik seperti mematikan AC, kipas angin dan lain-lain juga sdh kami lakukan jika mau menggunakan alat-alat kesehatan untuk menangani pasien. Karena kami tahu bahwa sementara ini daya listrik di rumah sakit belum mencukupi, jika dipaksakan akan merusak peralatan medis yang ada” papar Harry..

    Pihak RSUD berharap, sistem layanan kebutuhan listrik di Kabupaten Tanbu bisa kembali normal dan usulan penambahan daya energi listrik di rumah sakit dapat dipenuhi PLN, sehingga dapat mengatasi permasalahan dalam menangani dan memberikan pelayanan berbagai tindakan medis kepada pasien. *(JH/relhum)