Tingkatkan Prestasi Sepak Takraw Melalui Sharing

    0
    9

    Sekda TanbuDrs. H. Said Akhmad, MM bersama Kepala Disporbudpar TanbuDrs. H.M. Thaha menerima kunjungan PSTI Prov. Kalsel dalam rangka Sosialisasi dan Sharing untuk percepatan peningkatan prestasi sepak takraw di Kalsel. (FOTO:dd/hum)

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Sebagai upaya meningkatkan prestasi sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi dalam mengembangkan olahraga sepak takraw di Kalimantan Selatan (Kalsel), Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Prov. Kalsel menggelar sosialisasi dan sharing bersama pemerintah kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (22/3), di Batulicin.

    Kedatangan PSTI Kalsel tersebut disambut baik oleh sekretaris Daerah Tanbu Drs. H. Said Akhmad, MM. Pemerintah daerah mendukung penuh demi berkembangnya olahraga di daerah, “dukungan nyata tersebut yaitu melalui anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah untuk pengembangan olahraga di Bumi Bersujud setiap tahunnya” kata Sekda.

    Sekda juga menambahkan, agar olahraga sepak takraw dapat berkembang dan melahirkan atlit-atlit berprestasi hendaknya dilaksanakan event kejuaraan sepak takraw secara rutin setiap tahunya dan juga dilombakan pada peringatan hari-hari besar. Jika rutin dilakukan lomba oleh provinsi dan kabupaten, maka olahraga ini akan lebih dikenal masyarakat dan juga dapat melahirkan atlit-atlit yang handal,” papar Sekda.

    Acara sosialisasi dan sharing tersebut juga menghadirkan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Tanbu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tanbu, serta Pengkab PSTI Tanbuuntuk turut serta membahas tentang tantangan dan kendala yang dihadapi dalam mengembangkan olahraga sepak takraw di kabupaten Tanbu, dengan demikian upaya mengembangkan cabang olah raga sepak takraw dapat tercapai. Selain menggelar sosialisasi dan sharing, PSTI Kalsel juga menyerahkan bantuan bola takraw dan net kepada Pengkab PSTI Tanbu.

    Ketua Umum PSTI Kalimantan Selatan Puar Junaidi mengatakan, “sosialisasi dan sharing ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi cabang olahraga sepak takraw di Kalimantan Selatan,” katanya.

    Sepak takraw merupakan kesenian asli dari Indonesia yang menjadi cabang olahraga. Sangat ironis sekali jika kesenian dari Indonesia malah berkembang di negera lain sedangkan di Indonesia menjadi tidak popular di masyarakat.Sepak takraw berkembang di negara malaysia, thailand, dan korea selatan, bahkan mereka berprestasi dan menjadi saingan indonesia pada setiap perlombaan.“Sangat aneh jika sepak takraw yang asli Indonesia malah tidak ada atletnya,” tambah Puar Junaidi.

    Dengan dilakukannya sosialisasi dan sharing, segala bentuk tantangan dan kendala yang seperti sulitnya mencari bibit baru atlet putri dapat dicari jalan keluarnya, sehingga upaya melahirkan bibit atlet muda berprestasi dapat terealisasi. Selain itu, dukungan pemerintah daerah dalam memberikan fasilitas juga mampu menjadi pendukung meningkatnya prestasi cabang olah raga sepak takraw di Tanbu. *(JH/relhum)