Penanaman 43 Ribu Bibit Mangrove Wujud Kecintaan Lingkungan

    0
    4

     

    Masyarakat Desa Muara Pagatan Kecamatan Kusan Hilir melakukan penanaman bibit mangrove sebanyak 43.000 untuk mencegah terjadinya abrasi pantai serta upaya melestarikan lingkungan. (FOTO:dd/hum)

    BATULICIN, BalarindangNews.comUntuk mencegah terjadinya abrasi pantai serta upaya melestarikan lingkungan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan penanaman bibit mangrove sebanyak 43.000 (empat puluh tiga ribu) di Desa Muara Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu belum lama tadi.

    Pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Tanbu, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan kehutanan (BP4K) Tanbu melalui para penyuluh perikanan, kelompok pemerhati mangrove Siporennu Mangrove desa Muara Pagatan, pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat.

    Penanaman bibit mangrove tersebut juga untuk menciptakan tempat berkembang biaknya biota laut seperti kepiting bakau, benih ikan dan udang serta biota lainnya. Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kalsel juga berharap, dengan kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat agar mencintai lingkungan dengan memberi pemahaman tentang fungsi dan manfaat dilakukannya penanaman pohon mangrove.

    Muhamad Saleh selaku Kepala Seksi Pengelolaan dan Pengembangan Pesisir, Laut dan Pulau-pulau Kecil mengatakan, “dengan adanya kesadaran masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan pohon mangrove, kedepannya akan berpotensi menjadi kawasan wisata mangrove hingga meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” katanya.

    Selain melaksanakan kegiatan penanaman mangrove, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pelatihan pembuatan minuman berbahan dasar mangrove bagi masyarakat setempat dengan melibatkan penyuluh perikanan, perguruan tinggi (FPIK Unlam), dinas terkait dan tokoh masyarakat.*(JH/relhum)