Puncak Mappanretasi di Hiasi Ribuan Lampion Warna-Warni

    0
    20

     

    Ribuan lampion warna-warni menghiasi langit kota pagatan yang menandai acara puncak pesta adat Mappanretasi. (FOTO:JH/BNews)

    PAGATAN, BalarindangNews.com-Saudara, Sabtu (23/4), ribuan lampion terbang warna-warni menghiasi langit kota pagatan sekaligus menandai puncak pesta adat Mappanretasi. Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor yang didampingi Ketua Lembaga Adat H. Burhansyah turut hadir dalam event semarak parade lampion dipusatkan di lapangan sepak bola 7 Februari, Pagatan.

    Digelarnya event semarak parade lampion merupakan kerjasama antara pemerintah daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) bersama Yayasan Catur Mandiri dalam rangka mengakat citra objek wisata pantai pagatan pada khususnya dan wisata budaya Mappanretasi agar semakin diminati wisatawan.

    Acara Semarak Parade Lampion  dimulai dari pukul 19:00 WITA dengan mengambil tema full colour. Hal tersebut sebagai symbol harapan dan doa dari masyarakat Tanah Bumbu, agar tahun-tahun berikutnya semakin maju dalam segala bidang pembangunan. Selain itu, makna yang dijelaskan dari kegiatan ini adalah menunjukan kesederhanaan bentuk lampion yang mampu disandingkan dengan kecantikan atau keindahan, yaitu lampion warna-warni yang diterbangkan secara serempak mengartikan bahwa segala sesuatu apabila dikerjaan dengan bersama-sama walaupun berbeda suku maupun agama akan menciptakan keberhasilan dan kesuksesan. Keberhasilan dan kesuksesan tersebut disymbolkan dengan pemandangan indah dari warna-warni ribuan lampion yang terbang menghiasi langit.

    Ribuan siswa-siswi dari beberapa sekolah di Tanbu juga diikut sertakan untuk berpartisipasi langsung dengan sebagai eksekutor pelepasan lampion. Event yang baru kedua kali dilakukan di Tanbu tersebut diharapkan mampu menanamkan kepada siswa mengenai sikap saling bahu-membahu, bergotong-royong, rukun, serta tidak membeda-bedakan terhadap segala bentuk perbedaan, baik suku maupun agama. Akan tetapi, keanekaragaman tersebut justru menjadikan Tanah Bumbu semakin maju dan berkembang. *(JH/BNews)