Meningkatkan Kualitas Pembangunan di Daerah Melalui APKASI

    0
    11

    Bupati Tanbu Mardani H. Maming saat menghadiri  acara penutupan event tahunan APKASI International Trade And Investment Summit ke-12, di Gedung Jakarta International Expo. (FOTO:dd/hum)

    JAKARTA,BalarindangNews.com-Keberadaan lembaga Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), setidaknya akan jadi sebuah penyemangat masing -masing pemerintah daerah di Indonesia dalam melaksanakan program pembangunan bagi masyarakat. “APKASI adalah penyemangat pelaksanaan program pembangunan yang ada di daerah. Semoga kedepannya semua daerah di Indonesia pembangunannya lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” kata Mardani H Maming yang juga sebagai ketua umum APKASI,

    Dalam acara penutupan event tahunan APKASI International Trade And Investment Summit ke-12, di Gedung Jakarta International Expo, Sabtu (07/6) kemarin, yang dihadiri  presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Dalam Negri, Tjahyo Kumolo.

    Mardani menjelaskan, salah satu contoh program APKASI yang saat ini dapat menjadi pendorong atau penyemangat program pembangunan di daerah adalah dimulainya kerja sama antara pihak APKSI dengan negara lain dalam bidang ekonomi.

    Melalui kerja sama tersebut diharapkan menjadi peluang yang besar bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi masyarakatnya dengan cara memasarkan hasil produksi di daerahnya ke negara lain. “Bahkan kalau perlu kita juga akan membuat sistem jaringan pemasaran online, agar produk-produk di daerah lebih dikenal dan dibeli oleh bangsa lain,” Tegas Mardani.

    Sementara itu, Presiden Jokowi menilai ketatnya sistem ekonomi di era pasar bebas atau globalisasi saat ini adalah sebuah tantangan yang siap dihadapi seluruh unsur pemerintah baik itu di tingkat pusat maupun di daerah. Kerja keras pemerintah pusat dalam membuat kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat itu harus sebaik mungkin bisa ditindaklanjuti dengan regulasi kebijakan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan daerah masing-masing.

    “Di jaman sekarang ini kita sudah masuk di era kompetisi. Percuma saja pemerintah pusat mati-matian membuat kebijakan aturan untuk meningkatkan ekonomi di daerah, kalau pemerintah daerahnya sendiri tidak segera membuat regulasi aturan yang sesuai kebutuhan. Inilah yan kerap menjadi kendala program pembangunan yang ada di lapangan,” papar jokowi

    Ia juga menambahkan, “ada sekitar 42 aturan pemerintah baik itu yang berupa Peraturan presiden (Perpres), Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbuatan) dan lain sebagainya yang bertujuan untuk mendorong peningkatan ekonomi dan pembangunan di daerah. Namun sekitar 3000 lebih aturan tersebut saling bertentangan sehingga menjadi penghambat pelaksanaan program pembangunan tersebut. “Oleh sebab itu semuanya harus di hapus dan diganti yang lebih relevan sesuai kebutuhan,” tegas Jokowi.

    Acara penutupan APKASI ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden.  Sebelumnya juga dirangkai dengan penyerahan piala oleh Mardani H Maming kepada perwakilan pemerintah Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan yang menang sebagai juara pertama kategori pameran terbaik dalam acara tersebut.*(JH/Hum)