Mendorong Kreatifitas Generasi Muda Melestarikan Tradisi dan Budaya

    0
    4

     

    Assisten Bidang Pemerintahan, M Idjra’I memberi sambutan dalam acara Grand Final Putri Pariwisata Tanah Bumbu 2016 di Gedung Tujuh Pebruari.(FOTO:dd/hum)

    PAGATAN, BalarindangNews.com–Sebagai daerah yang memiliki banyak potensi wisata, pemerintah kab Tanah Bumbu (Tanbu) berupaya menciptakan figur pembawa tradisi kebudayaan local untuk dipromosikan agar dikenal masyarakat luas melalui pemilihan Putri Pariwisata Tanah Bumbu 2016. “Melalui pemilihan putri pariwisata akan tercipta figur pembawa tradisi dan kebudayaan di Tanbu, sehingga potensi wisata yang ada akan terus dilestarikan dan semakin dikenal luas,” kata H. M. Idjra’i selaku Asisten Bidang Pemerintahan, Jumat (20/5) malam, di Gedung 7 Februari, Pagatan.

    Putri pariwisata haruslah memiliki penguasaan materi serta memiliki karakter yang kuat dalam memperkenalkan potensi wisata, serta berkepribadian baik dan dapat membawa dan menjaga nama daerah. “Penguasaan terhadap materi baik itu berupa ilmu pengetahuan dan karakter kepribadian yang baik, harus dikuasai oleh seorang putri pariwisata karena akan jadi cerminan akar tradisi kebudayaan yang disampaikan ke orang lain,” jelas Idjra’i.

    Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan Pariwisata (Disporabudpar), Drs. H.M. Thaha. Menurutnya, penguasaaan materi dianggap penting, agar dalam penyampain berbagai potensi obyek wisata dan kebudayanaan di daerah kepada pihak lain tidak mengalami kesalahan. Sebab, integritas dan kepribadian akan menjadi cerminan penguasaaan materi seorang putri pariwisata.

    Sesuai program pemerintah daerah dalam meningkatkan potensi wisata, tidak sedikit obyek wisata yang dianggap layak dipromisikan kepada masyarakat luas. Seperti obyek wisata Pantai Pagatan dan Pantai Rindu  Alam di Kecamatan Kusan Hilir, Pantai Angsana yang memiliki keindahan bawah laut di kawaan Kecamatan Angsana, Goa Liang Bangkai di Kecamatan Mantewe, dan sejumlah obyek wisata lain yang tidak kalah menariknya dengan kabuptaen lain.

    Selain itu, tidak lama lagi Tanbu akan memiliki jembatan terpanjang di Indonesia yang menghubungkan antara Kecamatan Batulicin di Kabupaten Tanbu dengan Pulau laut, Kabupaten Kotabaru. Kebaeradaan jembatan ini dipastikan akan menjadi salah satu icon obyek wisata yang tidak akan pernah sepi dari pengunjung. “Inilah contoh-contoh sebagain materi obyek wisata yang harus dikusai seorang putri parisiwsata maupun duta wisata,” tambah H.M. Thaha.

    Dengan adanya ajang pemilihan putri pariwisata, diharapkan kedepannya akan semakin meningkatkan kretifitas generasi muda dalam mempromosikan berbagai potensi obyek wisata yang ada di daerah dan membuka pemikiran generasi muda akan pentingnya menjaga tradisi dan budaya untuk terus dilestarikan.*(JH/relhum)