Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, 50 Rumah Warga Segera Direhab

    0
    15

    Sedikitnya 50 unit rumah masuk dalam program rehab rumah agar layak huni dan sehat yang merupakan program pembangunan dari Pemerintah di tahun 2016.(FOTO:dd/hum) 

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) akan merehab sediktnya 50 rumah warga yang kurang mampu mampu yang kondisinya dinilai belum layak huni baik dari sisi bangunan maupun sisi kesehatannya. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah serta upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, “program rehab rumah ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat kurang mampu agar mendapatkan tempat tinggal yang nyaman dan sehat,” kata Bupati Tanbu Mardani H. Maming, belum lama tadi.

    Program rehab rumah merupakan program unggulan dari pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan, memutus rantai kemiskinan  dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat kurang mampu yang ada di daerah. Kedepannya, pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pembangunan yang telah disusun dan menyentuh ke masyarakat.

    Salah satu program yang gencar dibangun sejauh ini yakni pembangunan bidang infrastruktur, pembangunan bidang kesehatan, dan pembangunan bidang pendidikan. “Program bedah rumah ini merupakan bagian dari pembangunan Bidang Infrastruktur dan Kesehatan dimana melalui rehab rumah di harapkan agar masyarakat kurang mampu dapat hidup layak, sehat, dan kesejahteraannya juga meningkat,” papar Mardani.

    Sementara itu, Kepala Dinsosnakertrans Tanbu, Abdul Haris melalui Kepala Bidang Sosial, Agus Salim menyampaikan terkait jumlah rumah warga yang masuk dalam program rehab rumah pada tahun 2016 ada sebanyak 50 unit, “sebanyak 50 unit rumah yang direhab tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Sosial untuk rumah tidak layak huni. Dan kami sudah melakukan pendataan dan verifikasi warga kurang mampu yang berhak mendapatkan program rehab rumah tersebut,” terangnya.

    Adapun dana rehab rumah layak huni tersebut dianggarkan Rp. 15 juta/rumah dengan rincian 10 Juta untuk rehab rumah dan Rp. 5 Juta untuk pembuatan WC. “Selain memperbaiki bangunan rumah, sisi kesehatannya juga kita perhatikan melalui pembuatan WC yang layak dan sehat,” ucapnya.

    Agus Salim menambahkan, warga penerima bantuan rehab rumah layak huni dari pemerintah tersebut adalah warga kurang mampu dengan kriteria penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan juga warga kurang mampu di luar dari PKH. “Dari 50 orang penerima bantuan rehab rumah sudah kami alokasikan untuk 35 untuk warga kurang mampu penerima PKH dan 15 untuk warga kurang mampu bukan penerima PKH,” ujarnya.*(JH/relhum)