Cina Diduga Lecehkan NKRI

    0
    7

    FOTO:voa-islam.com

    JAKARTA, BalarindangNews.com-Dugaan pelecehan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atas pengibaran bendera Cina yang dilakukan di Pulau Obi Halmahera Selatan diharapkan terakhir kalinya. Jokowi sebagai Presiden Indonesia haruslah membuka mata terhadap tindakan yang mengindikasi ke arah penguasaan wilayah meski hanya di salah satu sudut negara.

    Anggota DPD RI, Fahira Idris, dalam akun twiter pribadinya juga turut menyampaikan harapannya tentang terjadinya insiden semacam ini. “Kemarin kita sempat memperbincangkan tentang dua hal. Pertama soal insiden pengibaran bendera Cina di Pulau Obi Halmahera Selatan dan soal TKS illegal yang ada di beberapa provinsi. Saya ingin pemerintah tegas dan memastikan bahwa insiden pengibaran bendera Cina di Pulau Obi Halmahera Selatan jadi yang terakhir,” tulisnya, beberapa waktu lalu.

    Dia juga menambahkan, pemerintahan Jokowi harus memiliki taring untuk mengingatkan pengusaha Cina, yang mengibarkan bendera Cina sejajar dengan bendera merah-putih. Jangan justru melakukan pembiaran, sehingga mereka dapat melakukan apapun seenaknya sendiri dan melanggar hukum. “Investor China itu harus diberi tahu, bahwa negeri ini punya hukum yang harus mereka hormati. Jangan mentang-mentang sudah investasi di Indonesia seenaknya mengibarkan bendera negara mereka di sini.”.*(Disariakn dari berbagai sumber/Robi/voa-islam.com)