23,7 M Untuk Pembangunan & Rehap Puskesmas di Tanbu

    0
    12

    Salah satu Puskesmas di Kec. Kusan Hilir yang akan dibangun pada Tahun 2017. (FOTO :Emer/BNews)

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terus melakukan inovasi peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat hingga ke tingkat Desa melalui rencana pembangunan empat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). “Tahun 2017 ini pemerintah akan membangun empat Puskesmas yang bersumber dari dana APBD murni sebanyak empat puskesmas, ada rehap total, dan ada pembangunan baru. Empat Puskesmas tersebut yaitu Puskesmas Perawatan Pagatan, Puskesmas Perawatan Satui, Puskesmas Perawatan Sebamban Satu, serta penambahan ruang di Puskesmas Darul Ashar,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kab Tanbu, Dr. H. M. Damrah,S. Sos, M. Si kepada BalarindangNews.com, selasa (7/2), kemarin.

    Hal ini juga sebagai wujud program pemerintah daerah untuk menjagkau pelayanan hingga pelosok daerah yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu. Pembangunan gedung layanan kesehatan tersebut menelan biaya yang tidak sedikit, mengingat segala sesuatu baik pelayanan dan fasilitas kesehatan akan semakin ditingkatkan. Puskesmas Perawatan Pagatan, nantinya akan dibangun gedung baru, dengan menelan biaya hampir 10 Miliar, Puskesmas Perawatan Satui menelan biaya hampir 7 Miliar, Puskesmas Perawatan Sebamban Satu menelan biaya kurang lebih sampai dengan 5 Miliar, kemudian penambahan ruang di gedung puskesmas Darul Ashar, kurang lebih memakan biaya 1,7 Miliar.

    H. Damrah juga menambahkan,  di tahun yang sama, pihaknya juga kan segera membangun gedung tambahan yang berfungsi sebagai gudang obat dan gudang penyimpanan, yang kisaran anggaran pembagunannya kurang lebih mencapai 1 Miliar. Menurutnya, pembangunan Puskesmas dan penambahan gedung pelayan kesehatan ini dirasa penting untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan, terutama di daerah pelosok atau desa-desa.

    Saat proses rencana pembangunan sudah mulai dilakukan, yaitu dengan menghitung jumlah aset yang akan dibongkar, guna memperhitungkan nilai aset yang sudah dimiliki. “Proses sudah mulai berjalan, kemungkinan dalam triwulan pertama sudah pada tahap lelang, sehingga pembangunan bisa segera berjalan,” jelas  H. Damrah.

    Selain pembangunan gedung, hal lain juga harus ditingkatkan secara bersamaan, baik dari tenaga medisnya, tenaga dokter yang harus selalu siap di semua puskesmas, kemudian pemenuhan tenaga bidan baik itu di puskesmas hingga di Desa. Dengan demikian, pelayanan kesehatan di masyarakat akan semakin terjangkau dan tepat sasaran.*(JH/BNews)