Petani Optimalkan Pengairan Tadah Hujan

    0
    9

    Petani menyambut gembira datangnya musim tanam, dengan terisinya air diareal persawahan mereka. (FOTO:ES/BNews)

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com-Terlihat hamparan luas sawah membentang berwarna hijau menandakan para petani sebagian sudah menanam padi disawah, Selasa (14/2) kemarin. Seiring dengan turunnya hujan sejak beberapa pekan ini dimanfaatkan petani di kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu untuk menanam padi. Hal ini dilakukan petani agar pada saat masa panen tanaman padi tidak terendam banjir atau terlambat panen.Sudah menjadi tradisi bagi petani yang menggunakan tadah hujan ini, sebelum dilakukan penanaman padi, terutama persiapan para petani terhadap benih padi yang akan ditanam, juga dilakukan persiapan lahan dalam pengolahan lahan harus dilakukan agar kualitas padi nantinya dapat tumbuh bagus. Sehingga pada musim tanam padi dilakukan oleh para petani biasanya dengan dimulainya musim penghujan tiba, karena jenis tanaman padi merupakan tanaman yang sangat tergantung oleh air mencapai 90 persen.

    Rikke, salah seorang petani di desa Mudalang kec Kusan Hilir membajak sawak seluar 4,5 Ha ini, yang di temui oleh tim BalarindangNews.com menyebutkan, “tanaman padi harus terendam air secara terus menerus, sehingga kita mengoptimalkan pengairan tadah hujan. Untuk mendapatkan hasil tanaman yang bagus dan berisi. Selain itu juga harus dipupuk dan di semprot dengan insektisida untuk membasmi dan mencegah terjangkitnya penyakit padi,” tutur Rikke.

    Kepala Dinas Pertanian Kab Tanah Bumbu, H.Setia Budi, SKM.MM. (FOTO:ES/News)

    Secara terpisah Kepala Dinas Pertanian .  H. Setia Budi, SKM, MM, mengatakan, “musim tanam biasanya dilakukan pada bulan Desember hingga Januari. Musim tanam padi ini seiring dengan adanya curah hujan yang tinggi di bulan Desember hingga Januari,” kata H.S.Budi.

    Kadis juga menambahkan, “para petani mulai menanam padi pada saat memasuki musim hujan ini. Mereka memanfaatkan pengairan dari air hujan untuk mulai bercocok tanam, dengan memulai mempersiapkan jenis benih padi yang akan ditanam, selain itu persiapan lahan dalam pengolahan lahan juga harus dilakukan agar kualitas padi nantinya dapat tumbuh bagus dan berisi, sehingga mengurangi resiko gagal panen,” papar Kadis.*(ES/JH/BNews)