Kandrejawapute Mengelilingi Kota Pagatan

    0
    12

    Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor memberikan sambutan dalam rapat pemantapan acara pembukaan Mappanretasi dan Pameran Pembangunan Kab. Tanbu Tahun 2017. (ES/BNews)

    BATULICIN, BalarindangNews.com-Panitia Pesta Laut Budaya Maritim Mappanretassi Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) ke- 14, untuk yang kesekian kalinya melakukan rapat pemantapan acara pembukaan pesta adat Mappanretasi dan Pameran Pembangunan Kab Tanbu Tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 8 April 2017 agar berjalan lancar serta lebih menonjolkan sisi keramahan masyarakat Tanbu, “keramah tamahan perlu di tonjolkan, ” tegas wakil Bupati Tanbu  H. Sudian Noor dalam rapat pemantapan di ruang Asisten I , Rabu (5/4) pagi tadi.

    Rapat pemantapan yang membahas acara pembukaan yang dikemas dalam Festival Gunungan Kandrejawapute tersebut dihadiri oleh beberapa Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang terkait, Polres yang di wakili Kapolsek Pagatan, pimpinan kecamatan, beberapa paguyuban seni dan budaya, serta pihak ketiga dalam melaksanakan kegiatan pembukaan acara budaya Mappanretassi. Pemantapan dilakukan mengingat, acara Festival Gunungan Kandrejawapute sebagai acara pembukaan pesta adat Mappanretasi dan Pameran Pembangunan Kab Tanbu Tahun 2017  baru digelar pertama kali di Tanbu. “Dengan konsep baru semacam ini, kita tampilkan kebudayaan yang ada di kab Tanbu ini sebagai prencanaan guna meningkatkan putaran ekonomi dan sebagainya,” kata Sudian Noor.

    H. Sudian Noor juga menambahkan, segala sesuatu yang bersumber dari pemerintah daerah tentunya memiliki tujuan jangka panjang dalam rangka meningkatkan segala sektor pembangunan, dan untuk kegiatan dalam rangka pembukaan Mappanretasi ini merupakan penunjang meningkatnya sektor pariwisata di Tanbu sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat, “apa yang dikeluarkan pemerintah dalam meningkatkan pembangunan, dalam sektor untuk menarik daya wisata kita, akan menjadi perputaran ekonomi,” paparnya.

    Dalam rapat tersebut juga memaparkan mekanisme acara serta penyusunan formasi Festival Gunungan Kandrejawapute, yang akan diarak mengelilingi kota pagatan dengan iringan atraksi seni budaya dari beragam etnis di Tanbu, sehingga dapat menarik perhatian pengunjung sekaligus menciptakan karakter serta ciri khas Kab Tanbu yang memiliki beragam suku, seni dan budaya yang tetap dapat hidup berdampingan secara harmonis, “dengan susunan dan formasi yang terencana matang, akan menciptakan pertunjukan yang menarik sehingga acara ini menjadi viral,” jelas Sudian Noor.*(ES/JH/BNews)