Tingkatkan Derajat Kesehatan, Dinkes Tanbu Gandeng Majelis Ta’lim

    0
    7

    Dinkes memberikan sosialisasi disalah satu majelis ta’lim yang berada di kabupaten Tanah Bumbu.(FOTO : Ist)

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terus memberikan pemahaman di seluruh lapisan masyarakat mengenai bahaya kanker mulut rahim / kanker serviks dengan mamanfatkan organisasi keagamaan yang tersebar di kabupaten Tanbu. “Sebagai daerah yang religius dan memiliki banyaknya majelis ta’lim dan perkumpulan keagamaan. Kami memanfaatkannya sebagai media sosialisasi program kesehatan, khususnya sosialisi program pemeriksan IVA dan kanker payudara,” kata H. Damrah, S. Sos selaku Kepala Dinkes Tanbu kepada BalarindangNews.com, Rabu (2/8).

    Kanker serviks adalah penyakit yang terjadi di daerah leher rahim, yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang disebabkan oleh human papiloma virus (HPV). Hasil rilis dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2014 menyatakan bahwa lebih dari 92 ribu kasus kematian pada penduduk wanita akibat penyakit kanker, dan 10,3 persen diantaranya adalah kematian akibat kanker leher rahim.

    Tingginya kasus kematian yang disebabkan akibat kanker leher rahim inilah yang mendorong Dinkes Tanbu untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan bahaya kanker serviks, “dengan sosialisasi, masyarakat saat ini mulai sadar akan bahaya kanker mulut rahim, apalagi baru baru ini juga telah dihebohkan dengan kematian public figur akibat dari penyakit ini,” kata H. Damrah.

    Lebih lanjut Damrah menjelskan, saat ini 14 Puskesmas yang ada di kabupaten Tanbu tengah gencar melaksanakan kegiatan pemeriksaan IVA (Inpeksi visual dengan Asam Asetat) untuk deteksi dini kanker leher rahim, bidan desa juga memberikan sosialisasi secara rutin kepada ibu-ibu diantaranya melalui kegiatan majelis ta’lim di tempat tugas masing-masing dan berperan aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan di desa agar semakin dekat dengan masyarakat. Dengan adanya kegiatan semacam ini, diharapkan kaum wanita di Tanbu memiliki kesadaran akan pentingnya memeriksakan kesehatan reproduksi sejak dini sehingga akan meminimalisasi angka penderita serviks, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Bumi Bersujud.*(BNews)