Pilkades Rawan Ditunggangi Kepentingan Politik

    0
    6

    Ilustrasi Pilkades. (FOTO : suaradesa.com)

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com-Kontes pemilihan jawara untuk menjadi Pimdes (Pimpinan Desa) diperkirakan menelan anggaran dana sebesar 3 Milyar lebih, dana ini berasal dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) murni di tambah dengan APB Desa, kontes jawara ini di ikuti sedikitnya 50 desa se-kab Tanah Bumbu, “pilkades serentak ini diperkirakan menelan anggaran sebesar 3 Milyar, yang bersumber dari APBD dan APB Desa,” kata Suwignyo S. Sos selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), kepada awak media, Senin (7/8) kemarin, di ruang kerjanya.

    Pilkades secara serentak ini merupakan salah satu momentum bagi masyarakat untuk menjadi pemimpin desa, namun perlu di ingat menjadi pimdes harus memenuhi katagori dan melalui tahapan seleksi dari panitia pelaksana pilkades. Calon pimdes jangan hanya berkeinginan menjadi pimdes di desa nya, jika hanya untuk mencari kesempatan kerja. Terlebih lebih dengan iming imingan program satu milyar satu desa, jika dalam pengelolaannya tidak sesuai dengan program desa yang dituangkan dalam undang undang pemerintahan desa.

    Masa masa susah di era zaman sekarang ini, ditambah dengan susahnya untuk mendapatkan lapangan pekerjaan, membuat para semi politik di tingkat desa berlomba lomba berkompetisi mengikuti pemilihan kepala desa. Selain hasil gaji yang menjanjikan, serta dorongan pihak tertentu yang memiliki kepentingan melalui aspirasinya dari tingkat bawah.

    Junaidi (52), salah seorang warga yang tinggal di desa Pasar Baru Pagatan yang ditemu Tim BalarindangNews.com mengatakan, “Pilkades pada tanggal 29 Agustus ini, saya memilih salah satu calon yang kebetulan teman saya sendiri dan membantu supaya mendapat pekerjaan sebagai kepala desa,” kata Junaidi.

    Suwignyo, S. Sos, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanah Bumbu.(FOTO : BNews)

    Sementara itu kepada DPMD Suwignyo S. Sos, berharap, “pemilihan ini tahap yang ke dua, sebelumnya tahun 2016 kita melaksanakan 52 Desa, mudah mudahan di tahun 2017 sukses, karena ini sudah melalui tahapan – tahapan pildes, jadi tidak main main. Setelah selesai pemilihan kepala desa serentak ini, diharapkan sumber daya kepala desa yang terpilih, akan membawa desanya untuk lebih maju,” harap Suwignyo.*(BNews)