Optimalkan Kualitas Air Minum Isi Ulang

    0
    3

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanbu melakukan pembinaan terhadap perwakilan pemilik depot air minum isi ulang agar sehat dan layak minum. (FOTO : Ist)

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com-Dalam rangka melaksanakan program pengembangan lingkungan sehat khususnya menjaga kualitas air yang dikonsumsi masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Rabu (9/8) Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanbu melakukan pembinaan terhadap 50 perwakilan pemilik depot air minum isi ulang agar sehat dan layak minum. “Kegiatan ini sebagai langkah mengoptimalkan pengawasan kualitas depot air minum dengan melakukan identifikasi masalah yang dihadapi terkait kualitas air minum yang dikonsumsi oleh masyarakat,” kata Kepala Dinkes Tanbu H. Damrah, S. Sos melalui Kepala seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga, Adventina, SKM.

    Tujuan dilakukannya kegiatan tersebut, secara khusus untuk melakukan identifikasi masalah-masalah yang dihadapi terkait kualitas air minum yang dikonsumsi oleh masyarakat, sehingga ditemukan pemecahan masalah untuk menjaga kualitas air minum yang sangat dekat hubungannya terhadap derajat kesehatan masyarakat. Mengingat banyaknya jumlah depot air yang ada di Tanbu, rencananya pembinaan akan dilakukan selama dua hari, hari pertama meliputi Kecamatan Satui, Angsana, Sungai Loban, Kusan Hilir, Kusan Hulu, dan Batulicin dengan jumlah 50 orang. Kemudian pada hari kedua meliputi Kecamatan Karang Bintang, Simpang Empat dan Kuranji yang juga berjumlah 50 orang.

    Adventina juga menjelaskan, syarat air minum sesuai Permenkes No.907/Menkes/SK/VII/2002 tentang Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum haruslah bebas dari bahan-bahan anorganik dan organik yakni bebas bakteri, zat kimia, racun, limbah berbahaya dan lain sebagainya. “Dalam menjalankan bisnisnya, pemilik depot air isi ulang tidak semata hanya memiliki surat izin usaha, namun lebih dari itu harus pula memiliki sertifikat penjamah yang merupakan prasyarat bagi pengelola depot agar mengetahui indikator kesehatan air minum yang berkualitas untuk diperdagangkan kepada masyarakat,” katanya.

    Pembinaan dilakuan sebagai upaya dan komitmen Dinkes Tanbu agar seluruh depot air isi ulang yang beroperasi di seluruh wilayah kabupaten Tanbu dapat memenuhi kriteria sehat dan layak konsumsi, sehingga tidak berdampak pada buruknya kesehatan masyarakat. Dengan adanya pembinaan, diharapkan kualitas air minum yang dijual di depot air minum semakin terjamin kualitasnya sehingga dapat mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang menjadi tolok ukur keberhasilan mengembangkan lingkungan sehat di seluruh wilayah di kabupaten Tanbu.*(BNews)