Pancasila Selalu Sakti, Bila Rakyat Merasa “Adil dan Makmur”

    0
    3

    Monumen Pancasila. (FOTO : liputan6.com)

    BATULICIN, BalarindangNews.com– Hari Kesaktian Pancasila (HKP) yang jatuh pada hari Minggu tanggal 1 Oktober menjadi semangat baru dalam meningkatkan kinerja para aparatur negara, seperti halnya pemerintah kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) yang menggelar upacara hari kesaktian pancasila yang dilangsungkan di halaman kantor Bupati Tanbu, kawasan jalan Dharma Praja, Gunung Tinggi , Senin (2/10) kemarin.

    Dalam upacara peringatan HKP yang mengambil tema “Dengan Hari Kesaktian Pancasila kita wujudkan kerja bersama berlandaskan Pancasila mewujudkan masyarakat adil dan makmur”, maka kinerja dan pelayanan pemerintah kabupaten Tanbu dituntut untuk benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

    Pada Hakekatnya pancasila adalah sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar negara, mengapa pancasila dianggap sakti hingga harus di lestarikan. Pancasila tidak dapat diganti atau diubah oleh ideologi lain, Pancasila bukanlah sebuah kitab, bukanlah sebuah barang yang memiliki kekuatan luar biasa atau hipnotis, tetapi pancasila dapat mengubah dan mempengaruhi dalam menjalankan aktivitas hidup di dalam segala bidang mengikuti apa yang terkandung dalam Pancasila. Hal demikian, mengartikan bahwa pancasila itu sakti, sehingga warga negara Indonesia menganggap pancasila sakti, yang kemudian setiap tanggal 1 Oktober dianggap sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

    Selain itu, pancasila dapat menyatukan banyak golongan, pancasila adalah pedoman yang kuat dan pasti, karena adanya pancasila ada juga hukum-hukum yang mengatur negara, dan mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku menjadi satu kesatuan. Pancasila dapat membuat rasa menghargi sesama manusia dan saling tolong menolong antar manusia. Tidak hanya kepada manusia, pancasila juga dapat membuat bertambahnya keyakinan kepada Tuhan. Dan karena isi dari pancasila itu sendiri yang mencakup semua hubungan manusia dengan sesama dan manusia dengan Tuhan-lah yang membuat Pancasila dianggap hal yang sakti, karena dengan memahami Pancasila kita akan menjadi pribadi yang siap berhadapan dengan sesama dan takut kepada Tuhannya, begitu juga hal ini akan berlaku demikian jika dapat diimplementasikan oleh pengelola negara dalam mewujudkan kesejahteraan rakyatnya.*(BNews)