Soroti Insiden Blora, Desmond Bandingkan Brimob dengan Tentara

    0
    11

    Lokasi penembakan anggota Brimob di Blora. (FOTO: Arif Syaefudin/detik.com).

    JAKARTA, BalarindangNews.com-Anggota Brimob menembak mati dua rekannya sesama personel saat tugas di Blora, lalu bunuh diri. Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa membandingkan Brimob yang kini pembawaannya sudah seperti miiter. “Yang pasti kan semua komandan itu harus melakukan pengawasan dengan baik. Baik komandan Brimob di tingkat atasnya atau lokal-lokal yang bersifat dalam artian kontrol personal harus diperketat lah,” ujar Desmond saat dihubungi, Rabu (11/10).

    “Kan sekarang yang jadi soal adalah kalau bunuh antar Brimob ini dengan menggunakan senjata jadi cuma alat yang digunakan sehingga merugikan institusi Brimob,” lanjut politikus Gerindra ini.

    Desmond mengatakan harus ada pembinaan lebih agar setiap anggota memiliki soliditas. Dia juga mengkritik kebiasaan Brimob yang sering memperlihatkan senjatanya di tengah masyarakat. “Apapun yang terjadi hari ini berarti kan ini keingian untuk melakukan pembinaan, apakah antar anggota Brimob ini tidak dibangun soliditas kebersamaan atau ada persoalan yang pembinaannya kurang,” kata Desmond.

    Anggota Brimob memang dibekali senjata dalam bertugas. Hanya saja, menurut Desmond, senjata tersebut tidak perlu diperlihatkan kepada masyarakat apalagi saat situasi kondusif.  “Yang jadi soal adalah Brimob ini dalam tugasnya di lapangan memang harus disenjatai, tapi kita sering melihat Brimob di jalanan pada suasana aman pada membawa senjata laras panjang ini yang harus dikritik,” ucapnya.

     “Masa Brimob menontonkan wajah militer ke masyarakat kan nggak cocok. Tentara saja nggak, ini yang menurut saya hal yang dievaluasi,” imbuh Desmond.

    Sebelumnya diberitakan seorang anggota Brimob, Bripka Bambang Tejo menembak mati dua rekannya sesama anggota Brimob saat tugas jaga di lokasi pengeboran sumur minyak Sarana Gas Trembul (SGT) di Blora. Rekannya meninggal akibat serangan itu disusul kematian pelaku yang bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri.

    Terduga pelaku, Bripka Bambang Tejo tewas di lokasi dengan luka tembak di bagian kepala. Sementara dua anggota Brimob yang menjadi korban adalah Brigadir Budi Wibowo (30) dan Brigadir Ahmad Supriyanto (35) mengalami luka tembak di badannya.*(elz/tor/ Hary Lukita Wardani/detikNews)