Tekan AKI dan AKB, Dinkes Tanbu Gelar Pembekalan Bidan

    0
    3

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanbu Dr. H.M. Damrah, S. Sos, M. Si memberi sambutan dalam kegiatanm Pembekalan Bidan koordinator dan Bidan Desa.( FOTO : BNews)

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com – Komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu untuk berupaya menekan angka kematian ibu(AKI) dan angka kematian bayi  (AKB) terus di galakkan dengan menggelar kegiatan pembekalan bagi tenaga kesehatan khususnya Bidan Koordinator dan Bidan Desa, Jum’at (3/11) siang, di Aula RSUD Andi Abdurahman Noor, kawasan jalan H. M. Amin Km. 10, Kec Kusan Hikir, Kab Tanbu.

    Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanbu Dr. H.M. Damrah, S. Sos, M. Si tersebut di ikuti oleh 32 bidan dari sejumlah puskesmas di Tanbu, dan di hadiri oleh Direktur RSUD Andi Abdurahman Noor, dr. Arman Jaya Riki, serta Dr. Ana Ismiana, Sp.OG selaku narasumber. Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan pembekalan tersebut yaitu persalinan normal dan penanganan kegawatdaruratan maternal neonatal.

    Pembekalan Bidan Koordinator dan Bidan Desa dihadiri oleh Direktur RSUD Andi Abdurahman Noor, dr. Arman Jaya Riki, serta Dr. Ana Ismiana, Sp.OG selaku narasumber.(FOTO :BNews)

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinkes Tanbu, mengatakan, penunjang utama meningkatnya harapan hidup ialah dengan menurunnya angka kematian ibu dan bayi. Di kabupaten Tanbu, tren dari angka kematian ibu dan bayi terus menurun, artinya angka harapan hidup semakin membaik. “Angka kematian di Tanah Bumbu saat ini yaitu 7, menjadi 6 di tahun 2015, dan 6 kembali di tahun 2016. Tahun 2015 ke 2016 dikatakan tetap menurun karena besaran pembaginya, angka yang melahirkan banyak, kemudian angka kematiannya tetap 6.” terang H. Damrah.

    Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tujuan utama Dinas Kesehatan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi dapat terwujud, bahkan mencapai nol. Selain itu kapasitas bidan di desa untuk menolong dan melakukan pelayanan persalinan semakin meningkat, dapat terjalin komunikasi yang efektif bidan dengan pihak rumah sakit, serta dapat memberikan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.*(BNews)