Desa Wisata Mampu Dongkrak Wisatawan

    0
    15

    Ketua Dewan Kesenian Daerah Tanbu, I Wayan Sudharma S. Sos, MM optimis Desa Wisata Wanasari mampu dongkrak wisatawan. (FOTO : BNews)

    SUNGAI LOBAN, BalarindangNews.com Desa wisata menjadi salah satu program yang diyakini mampu memikat dan mendongkrak jumlah wisatawan, hal tersebutlah yang dilakukan Desa Wanasari untuk mengajak masyarakatnya memiliki kepedulian dan kesadaran untuk berperan bersama memberdayakan potensi desa secara kondusif dalam rangka mendukung berkembangnya sektor kepariwisataan, “animo masyarakat sangat luar biasa sehingga membuat termotivasi, untuk terus berinovasi memberikan yang terbaik bagi Desa Wanasari dalam mewujudkan impian menjadi desa wisata,” kata Ketua DKD Tanbu I Wayan Sudharma, S. Sos, MM kepada Tim BalarindangNews.com, Sabtu (3/3), di Sungai Loban.

    Ketua DKD Tanbu tersebut juga mengungkapkan optimismenya, dirinya yakin dari sisi informasi dan program, desa wisata mampu mendongkrak jumlah wisatawan. Hanya saja, perlu adanya inovasi baru dan konsep yang matang guna mewujudkan desa menjadi destinasi wisata unggulan. “apapun akan kami lakukan untuk mewujudkan desa Wanasari menjadi destinasi wisata seni dan budaya unggulan. Dukungan dan peran serta masyarakat membuat terpacu, sehingga kami segera berencana melakukan kunjungan kerja ke kab Badung, untuk memberikan kreasi dan kreatifitas agar ditularkan ke desa Wanasari, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana tujuan utama kami,” paparnya dengan penuh semangat.

    Salah satu keindahan di Desa Wisata Wanasari. (FOTO : BNews)

    Wayan juga menambahkan, kedepannya ekonomi dan kreatifitas masyarakat dengan sendirinya akan mengikuti, ketika ini sudah kami gaungkan, semua kuliner yang ada di bali akan kami hadirkan dan di siapkan tempatnya. Pengelolaan lokasi kuliner, sentra souvenir maupun kerajinan tangan lainnya juga akan dikonsep lebih matang. Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah merubah mindset wisatawan saat mengunjungi  Desa Wanasari sebagi miniatur bali, yaitu dengan menyajikan makanan berlabel halal untuk menghilangkan stigma tanda kutip, yang akhirnya Desa Wisata Wanasari dapat dikunjungi oleh semua kalangan wisatawan.*(BNews)