Wasapada Dini Malaria, Dinkes Tanbu Gelar Surveilans Migrasi Malaria

    0
    15

    Penemuan kasus malaria di pelabuhan, bandara dan pos lintas batas dilakukan melalui pengambilan dan pemeriksaan  darah cepat RDT.(FOTO : Ist)

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com – Dalam rangka kewaspadaan dini terhadap penyakit malaria, Dinas Kesehatan Tanah Bumbu (Tanbu) bekerjasama dengan KKP Batulicin melakukan Surveilans Migrasi Malaria di Palabuhan Laut Simpang Empat Batulicin, Kab Tanah Bumbu, Kamis (8/3) tadi.

    Kegiatan surveilans tersebut digelar dengan sasaran  calon penumpang kapal yang akan berangkat dan penumpang yang datang melalui Pelabuhan Laut Simpang Empat Batulicin. Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan umum dan pemeriksaan malaria sebagai bentuk kegiatan surveilans migrasi malaria agar tidak keluar dari Kabupaten Tanah Bumbu dan tidak datang ke Kabuapten Tanah Bumbu. Penemuan kasus malaria di pelabuhan, bandara dan pos lintas batas dilakukan melalui pengambilan dan pemeriksaan  darah cepat (Rapid Diagnostic Test)/ RDT bagi calon penumpang, crew dan masyarakat pelabuhan yang datang ke Kabupaten Tanah Bumbu.

    Adapun hasil laporan yang di terima dari total keseluruhan yang di ambil darahnya ialah sebanyak 71 orang, dan hasilnya ada sebanyak 29 orang dinyatakan positif malaria, sedang sisanya dinyatakan negatif.

    Selain surveilans malaria di pelabuhan, kedepannya juga akan dilakukan surveilans dalam kondisi tertentu (situasi khusus) dengan cara mengunjungi kelompok masyarakat yang bermigrasi dan atau sedang dalam perjalanan seperti mudik Lebaran, Natal, Tahun Baru, pekerja musiman dan situasi khusus seperti migrasi kelompok TNI/POLRI dan kelompok lain yang datang dari daerah Non Endemis dan daerah endemis malaria.

    Dengan digelarnya surveilans malaria, diharapkan dapat meningkatkan penemuan kasus malaria secara dini bagi penduduk migrasi, mencegah terjadinya penularan malaria terutama yang berasal dari kasus import, memberikan pengobatan kepada penderita sesuai standart, meningkatkan kerjasama baik lintas sektor dan program terkait termasuk masyarakat, serta memantau pola musiman migrasi penduduk di wilayah resertif.*(BNews)