Miliki Perda KTR, Tanbu Raih Penghargaan Paskita Parahita

    0
    10

    Kepala Dinas Kesehatan Tanbu Drs. H. M. Damrah, S. Sos, M. Si. Dan Penghargaan Paskita Parahita. (FOTO : kolase BNews)

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu (Tanbu). Kamis, (31/5) kemarin, Bupati Tanbu Mardani H. Maming yang di wakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Tanbu Drs. H. M. Damrah, S. Sos, M. Si menerima penghargaan Pastika Parahita dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) pada Puncak Hari Tanpa Tembakau Sedunia Tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI, di Aula Siwabessy, Jakarta.

    Penghargaan Pastika Parahita ini diberikan langsung oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Anung Sugihantono kepada daerah yang sudah mempunyai perda KTR dan diharapkan penerapannya kian maksimal, yaitu terkait adanya Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Pemkab Tanbu untuk menanggulangi bahaya asap rokok.

    Kepala Dinkes Tanbu Drs. H.M. Damrah, S. Sos, M.Si mengatakan, penghargaan Pastika Parahita terkait dengan komitmen pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Peraturan Daerah, ada 50 Kabupaten/Kota dan 12 Provinsi yang menerima penghargaan Pastika Parahita.  Salah satu Pimpinan Daerah yang menerima penghargaan tersebut adalah Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming, katanya.

    Perda Kabupaten Tanah Bumbu yang mengatur Kawasan Tanpa Rokok tersebut adalah Peraturan Daerah (Perda)  Nomor 6 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Dalam Perda tersebut  para perokok untuk tidak merokok dikawasan yang telah ditentukan sebagaimana disebutkan pada pasal 5 bahwa kawasan tanpa rokok meliputi, Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Tempat Proses Belajar Mengajar, Tempat Anak Bermain, Tempat Ibadah, Angkutan Umum, dan Tempat Kerja. Oleh karena itu untuk keberhasilan penerapan peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok sangatlah penting mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga ke depan diharapkan masyarakat Tanah Bumbu dapat hidup lebih sehat tanpa asap rokok.*(BNews)