Mogok Jelang Asian Games 2018, Kecurigaan Susno Duadji Pada LRT Palembang Disanggah Fahri Hamzah

    0
    5

    Masinis LRT mencoba menghubungi pihak operator ketika kereta layang tersebut mogok, usai diguyur hujan.(KOMPAS.com/ Aji YK Putra) 

    JAKARTA, BalarindangNews.comPersoalan moda transportasi light rail transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan menjadi pembahasan bagi Susno Duadji dan Fahri Hamzah.Dalam tiga hari LRT di Palembang diketahuki mengalami sejumlah kendala, satu diantaranya yakni mogok.

    LRT Palembang menjadi nilai jual lebih karena dipersiapkan sebagai akomodasi selama Asian Games 2018.LRT Palembang digadang menjadi moda transportasi yang mengangkut atlet Asian Games 2018 dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang menuju ke kawasan kompleks Jakabaring Sport City (JSC). 

    Sejak dioperasikan dalam masa proses uji coba pada (1/8/2018) lalu, LRT Palembang terus mengalami kendala.Terhitung, LRT Palembang sudah tiga kali mendadak mogok di tengah jalan.

    Kejadian LRT Palembang mogok ini turut mendapat tanggapan dari Susno Duadji. 

    Akun Twitter diduga milik Susno Duadji @susno2g mengunggah empat video yang menunjukkan kondisi LRT Palembang. 

    1. LRT Palembang yg dipersiapkan unt pesta OR Internasional Asian Games , baru uji ciba sdh mogok berkali- kali,,,, malu kan , 

    Akun Susno Duadji menuliskan bahwa kondisi penumpang yang mesji berjalan kaki dengan jarak cukup jauh. 

    Terlebih kondisi jalan yang mesti dilewati dianggap sangat berbahaya. 

    2. Hari ini mogok lg shg penumpang hrs turun dan jalan kaki cukup jauh , sngt berbahaya jalan di atas rel di ketinggian,, apa yg salah ya ? 

    Menurut akun Susno Duadji, LRT Palembang tak hanya mogok, tapi juga selalu terlambat dari jadwal yang sudah ditetapkan. 

    Akibat dari keterlembatan itu, kata akun Susno Duadji, faktor kecepatan yang selama ini digembor-gemborkan tak dirasa. 

    3. Belum lgi station yg sampai saat ini bbrp blm siap, selain sering mogok jalan nya kreta terlalu lambat,,, shg faktor kecepatan tempuh jadi hilang. 

    Sampai akhirnya, akun Susno Duadji kemudian meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan peninjauan terhadap proyek pembangunan LRT Palembang. 

    4. Ada suatu yg gk beres, sdh sepantas nya bpk, bpkp, kpk, mengaudit pelaksanaan pembangun LRT Plg yg abiskan duit rkyt cukup buanyak,,, 

    Satu dari empat video yang dicuitkan akun Susno Duadji kemudian diretweet oleh akun terverifikasi Fahri Hamzah. 

    Menurut Fahri Hamzah, bilapun memang harus ada audit terkait dengan pengerjaan proyek LRT Palembang, Fahri mengatakan KPK tak akan turun tangan karena bukan kasus operasi tangkap tangan (OTT).“Mantan orang nomor 1 di Bareskrim POLRI mengirim cc: ke @KPK_RI @bpkri @BPKPgoid tapi apakah kita percaya Audit? Kan Gak ada OTT pak? Suatu proyek kalau Gak kena OTT berati dia lolos sebagai proyek yg bagus…itulah mazhab pemberantasan korupsi di bawah kepemimpinan ini…” tulis Fahri Hamzah. 

    Penyebab LRT Palembang Mogok 

    1. Hujan deras dan sensor “door open” 

    Melansir Kompas.com, Dari catatan Kompas.com, kejadian LRT Palembang mogok untuk pertama kalinya pada Rabu (1/8/2018). 

    Hujan deras, membuat LRT mendadak terhenti sekitar 4 kilometer ketika menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. 

    PT INKA selaku pembuat kereta telah angkat bicara terkait kejadian tersebut.Menurut mereka, terhentinya laju kereta karena posisi pintu rangkaian kereta dalam posisi “Open”. 

    Hingga menyebabkan sensor kereta menjadi mode “Standby”.

    “Kendala teknis yang terjadi di LRT Palembang lantaran sensor pintu di kereta terbaca dalam posisi “open”. Akibatnya, sistem keamanan (failure safe) kereta menjadi bekerja. Sistem keamanan LRT dirancang sebagai pengamanan operasional. Karenanya ketika itu, kereta dalam keadaan mode “standby”. Karena itu, kereta tidak bisa dijalankan selama masih ada indikator dari salah satu sensor keamanan menyala,” kata Manager Humas PT INKA Exiandri BP pada Kamis (2/8/2018) lalu. 

    2. Sinyal bermasalah 

    Hanya berselang dua hari, lagi-lagi “si ular besi” kembali mogok pada Jumat (10/8/2018). 

    Para penumpang yang berada di stasiun Bumi Sriwijaya pun akhirnya terlantar selama 2 jam lantaran kereta tak bisa dioperasikan hingga perbaikan selesai dilakukan oleh PT LEN selaku penanggung jawab sinyal kereta. 

    3. Mendadak berhenti, proses evakuasi membahayakan 

    Sinyal hingga permasalahan pintu kereta yang disebut dalam posisi “Open” pun telah terjawab. 

    Namun, dua hari kemudian pada Minggu (12/8/2018) PT KAI selaku penanggung jawab LRT Palembang kembali dibuat repot.Pasalnya, kereta LRT mendadak terhenti ketika dioperasikan dari stasiun Jakabaring menuju Bandara. 

    Kejadian tersebut sempat viral di dunia maya, mulai dari Facebook hingga Instagram, Yang menjadi sorotan para warganet adalah banyaknya penumpang yang terpaksaberjalan diatas rel kereta, saat evakuasi dilakukan. 

    Sebab, sepanjang rel LRT dialirkan listrik dalam tegangan tinggi hingga dapat membahayakan ketika dilewati manusia. 

    Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti pun angkat bicara atas foto yang beredar dimedsos.Menurutnya, ketika kereta terhenti, evakuasi Walkway menjadi salah satu alternatif jika LRT mogok ditengah perjalanan. 

    Namun, para penumpang bisa melewati atau berjalan diatas rel ketika mendapatkan informasi oleh petugas LRT jika sudah dalam posisi aman.“Tentunya tidak benar jika dibilang penumpang berjalan dalam kondisi tidak aman. Kami tegaskan, jika evakuasi penumpang semuanya sudah posisi aliran listrik dimatikan,” kata Aida kepada Kompas.com melalui pesan singkat.*(bogor.tribunnews.com)