Pesta Budaya Ade Massorong Resmi Dibuka

    0
    3

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kab Tanah Bumbu (Tanbu) H. Rooswandi Salem, M. Sos, MM, membuka Pesta Budaya Ade Massorong.( FOTO : Ist ) 

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com – Pesta Budaya Adat Ade Massorong Tahun 2018 resmi dibuka, Kamis (4/10) pagi. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kab Tanah Bumbu (Tanbu) H. Rooswandi Salem, M. Sos, MM, di Pulau Sawangi, Kelurahan Batulicin, Kecamatan Batulocin, Kab Tanah Bumbu. Pembukaan ditandai dengan pelepasan parade kapal mengelilingi kawasan Pulau Sawangi oleh Sekretaris Daerah.

    Pembukaan pesta adat tersebut berlangsung meriah dengan adanya pangelaran berbagai macam event lomba diantaranya balap ketinting, balap speed boat se-Kalimantan, balap kapal kelotok dan balogo se-Kalimantan Selatan. Pelaksanaan kegiatan nantinya akan berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 4 sampai dengan tanggal 8 Oktober 2018. 

    Sekretaris Daerah H. Rooswandi Salem, M.Sos MM dalam sambutannya mengatakan, kami atas nama pemerintah daerah menyambut baik dan mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan budaya ini. “Saya berharap kedepannya Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata agar kegiatan ini dikemas lebih meriah lagi sehingga mampu menjadi daya tarik destinasi wisata baik lokal maupun nasional untuk berkunjung untuk melihat keanekaragaman adat budaya Tanah Bumbu,” ujarnya. 

    Lebih lanjut dismpaikan, kawasan Pulau Sawangi ini merupakan cagar alam, sehingga menjadi kendala bagi pemerintah daerah dalam membangunnya menjadi sebuah destinasi wisata. Namun kedepan pemerintah daerah akan terus mengupayakan agar kawasan cagar alam ini berubah status menjadi kawasan penduduk, sehingga bisa dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata daerah. 

    Sementara itu, Ketua Adat Ade Massorong Abdul Rahim dalm kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata sehingga kegiatan tahun ini dapat dilaksanakan lebih meriah. “Saya berharap kepada pemerintah, agar kedepannya kegiatan ini lebih meriah lagi. Yang mana, ini merupakan salah satu budaya adat yang harus dilestarikan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu”.*(BNews)