Keberadaan Rumah Tahfidz Al Bayyina Dukung Perwujudan Generasi Unggul Islami

    0
    16

    FOTO : Ist 

    BATULICIN, BalarindangNews.com– Sebagai upaya dalam mewujudkan generasi unggul islami, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus melakukan dukungan kepada semua pihak yang mengembangkan pendidikan islam Rumah Tahfidz. Salah satunya, Selasa (03/01/2019) Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) H Sudian Noor meresmikan Rumah Tahfidz Al Bayyina yang terletak di Jl. Karya 1 Desa Batuah Kecamatan Kusan Hilir, yang merupakan binaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanbu.

    Kepala DLH Rahmat Prapto Udoyo menyampaikan, pembinaan Rumah Tahfidz sebagai bentuk peran serta DLH dalam pengembangan pendidikan islami di Tanah Bumbu. “Rumah tahfidz ini adalah satu cara DLH dalam meningkatan kapasitas lingkungan hidup di masyarakat,” ujarnya.

    Perlu menjadi renungan dimasa sekarang ini, generasi muda adalah calon pemimpin bangsa. Saat ini, kita tengah mengalami krisis kepemimpinan yang benar-benar paham ilmu agama. Sebab, pemimpin yang menguasai ilmu agama akan menjadi pemimpin yang amanah dan bisa dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat. 

    Melalui pembekalan ilmu agama melalui pembinaan Rumah Tahfidz, para santri juga akan diberi pelajara  dan diajarkan perilaku hidup bersih dan cara-cara sederhana dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya. “Pendidikan lingkungan sejak dini seperti membuang sampah ditempatnya sangatlah baik, agar kelak mereka terbiasa dan selalu menjaga berusaha menjaga lingkungannya agar tetap bersih dan asri,” tambah Rahmat.

    Sementara itu, Bupati H. Sudian Noor mengapresiasi berdirinya rumah tahfiz tersebut. “Kita sangat berharap rumah tahfidz ini bisa menjadi wadah masyarakat untuk mendidik anak-anak kita untuk cinta dan mempelajari Al-qur’an. Karena ini, merupakan langkah yang baik untuk generasi yang berakhlak dan cinta terhadap Al-qur’an,” jelasnya. 

    Sudian Noor juga berpesan agar para pembina tetap terus mendidik hingga terwujud generasi yang unggul islami. “Tetaplah istiqomah dalam mendidik, jangan sampai pendidikan Alquran serta pendidikan akhlak bagi anak anak kita ini terputus di tengah jalan. Setelah sebelumnya ada rumah tahfidz yang dibina perorangan, lembaga, perusahaan maupun desa, sekarang ada rumah tahfidz yang dibina langsung oleh SKPD. Semoga hal ini memicu semangat SKPD lain untuk mengikuti,” paparnya.*(BNews)

    .