Musrenbang Sebagai Wadah Kolektif Pembangunan Daerah

    0
    3

    Musrenbang kecamatan merupakan pengumpulan usulan-usulan atau wadah kolektif yang telah dibuat oleh desa. (FOTO : Ist) 

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2020 tingkat Kecamatan dimulai. Untuk Musrenbang di Kecamatan Kusan Hilir dibuka secara langsung oleh Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor, di di Gedung 07 Februari Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu,  Selasa (05/03/2019).

    Kegiatan Musrenbang Staf Ahli Bupati HM Taha, Kepala Bappeda Rahmadi, Kepala Dinas Pertanian H Setia Budi, Kepala Dinas PUPR H. Ansyari Firdaus, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Ambo Sakka, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rahmat Prapto Udoyo, Kepala Dinas Sosial Basuni, Kepala Dinas Ketahanan Pangan H Rahmat, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Deny Harianto, Kepala Dinas PMD Nahrul Fajeri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ardiansyah, Kepala Dinas Dukpencapil Kursani, Kepala Dinas Perkimtan Mahriyadi Noor, Camat Kusan Hilir Dewi Murni bersama unsur Muspika, Lurah dan Kepala Desa beserta perangkat, serta sejumlah pejabat SKPD di lingkup Pemkab Tanbu. 

    Dalam kesempatan tersebut Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) H. Sudian Noor menyampaikan musrenbang kecamatan merupakan pengumpulan usulan-usulan atau wadah kolektif yang telah dibuat oleh desa. “Program kerja yang telah disusun, agar nantinya benar-benar dirangkum dan dimasukan ke dalam perencanaan pembangunan daerah. Jangan sampai hilang atau tercecer,” jelasnya. 

    Lebih lanjut Sudian Noor menambahkan, pengusulan yang dibuat desa harus berdasar prioritas utama. SKPD pun memperhatikan asas manfaat bagi kebutuhan masyarakat umum dalam menyusun anggarannya. Selain itu, kunci dari Musrenbang itu adalah kebersamaan antar pemangku kepentingan di dalam satu desa atau kelurahan, oleh karenanya Musrenbang yang digelar adalah salah satu sebagai upaya melakukan kegiatan yang datang dari masyarakat dan dihimpun melalui musyawarah bersama. 

    Sementara itu, Camat Kusan Hilir Dewi Murni menyampaikan, Kusan Hilir dengan 34 desa dan 1 kelurahannya memiliki banyak usulan perencanaan pembangunan yang telah dibuat. Dalam musrenbang yang digelar pihak pemerintah tetap memfokuskan usulan penting dari tingkat masyarakat tetap menjadi prioritas utama yang mesti didahulukan, serta menjadikan usulan-usulan masyarakat sebagai program prioritas. “Musrenbang kali ini juga sebagai ajang evaluasi pelaksanaan pembangunan 2019 dan perencanaan kedepan,” terangnya.*(BNews)