Rangkaian Hari Jadi ke 16 Tanbu Gelar Operasi Gratis

    0
    14

    FOTO : Ist 

    TANAH BUMBU, BalarindangNews.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Andi Abdurahman Noor menyelenggarakan operasi gratis bagi anak-anak penderita bibir sumbing dan katarak. Kegiatan sosial ini sebagai rangkaian perayaan ulang tahun Kabupaten Tanah Bumbu yang ke-16 tahun. Pelaksanaan operasi bibir sumbing digelar selama 3 (tiga) hari, sejak 9 hingga 11 April 2019.

    Kegiatan baksos tersebut juga mendapat perhatian serius dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu H. Rooswandi Salem, M. Sos, MM. Didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Hj. Mulyawati Rooswandi, Sekda berkesempatan mengunjungi dan menyerahkan bingkisan dari pemerintah daerah kepada pasien operasi bibir sumbing, Selasa (09/04/2019). 

    Sekda menuturkan, dengan memberikan pelayanan operasi secara gratis, pemerintah daerah telah meringankan beban penderitaan mereka yang saat ini sangat membutuhkan bantuan biaya.“Ini sebagai wujud perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat Tanah Bumbu yang Kurang mampu,” ujar Rooswandi disela-sela kegitan tersebut. 

    Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini adalah salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mendukung terciptanya masyarakat yang sehat agar mampu optimal melakukan kegiatan sehari-hari. Penderita bibir sumbing biasanya akan berdampak pada psikologisnya ketika dewasa. Mengerti akan hal tersebut, diadakanlah operasi bibir sumbing gratis untuk mengurangi beban psikologis tersebut, sehingga setelah dilakukan operasi di masa kecil, akan tumbuh menjadi anak yang lebih percaya diri. 

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, dr Deky Atmadja, menyebutkan dari data yang disampaikan Puskesmas, pihaknya telah menerima sebanyak 31 pasien penderita bibir sumbing. Namun yang belum dioperasi sebanyak 11 orang. “Dari hasil seleksi, kita hanya bisa melaksanakan operasi kepada 5 orang saja, sisanya tidak bisa dilakukan tindakan, karena alasan medis, belum cukup umur dan mengundurkan diri. Sementara utuk operasi Katarak, pihaknya menerima 5 pasien pada program gratis kali ini, akan tetapi melalui program lain sudah ada 99 mata yang sudah dioperasi pada tahun 2018,” katanya.*(BNews)