Peringatan Harganas Momentum Perkuat Fungsi Keluarga

0
4

FOTO : Ist 

BATULICIN, BalarindangNews.com–Peringatan Harganas adalah momentum untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar lebih menyadari dan memahami pentingnya keluarga sebagai pondasi membangun kehidupan yang sejahtera. Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) H. Sudian Noor saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2019 di Lapangan Tembak Polres Tanah Bumbu, Sabtu (20/07/2019).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakapolres Tanah Bumbu, perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Fokopimda Tanah Bumbu, Ketua TP PKK Tanah Bumbu, Kepala SKPD se Tanah Bumbu, dan tamu undangan. 

FOTO : Ist 

Melalui peringatan ini, pemerintah ingin mengingatkan kembali masyarakat akan pentingnya peran strategis keluarga dalam membangun bangsa dan negara. Momentum peringatan Harganas ini sejatinya untuk memberikan semangat dan motivasi kepada semua dalam mengakselerasi peningkatan peran keluarga di antaranya fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan fungsi pelestarian lingkungan. “Peringatan Harganas dengan tagline Cinta Keluarga, Cinta Terencana mengajak kita semua, bahwa mencintai keluarga berarti kita merencanakan keluarga yang bahagia, sejahtera dan berbudaya,” kata Susian Noor. 

Dengan tema dan slogan tersebut, maka peringatan Harganas diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum dan pemacu bagi keluarga Indonesia, untuk terus-menerus berupaya meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga agar dapat menghasilkan generasi yang berkualitas. Peringatan Harganas tahun ini masih sama dengan sebelumnya, karena mengedepankan keikutsertaan keluarga dan mencerminkan penerapan pendekatan ketahanan keluarga yaitu, Keluarga berkumpul (reuniting),Keluarga berinteraksi (interacting), Keluarga berdaya (empowering), Keluarga peduli dan berbagi (sharing and caring). Salah satu kegiatan yang digalakkan dalam momentum Harganas XXVI Tahun 2019 adalah “Gerakan Kembali ke Meja Makan” dan Gerakan “Tidak melihat Media Sosial dan TV pada jam 18.00 — 21.00 atau Gerakan 1821”. 

Sudian Noor juga menambahkan, untuk membangun keluarga yang bahagia dan sejahtera tentunya perlu direncanakan sejak dini. Untuk itu, diperlukan ilmu wawasan, kematangan, serta kebijaksanaan sesuai tuntunan adat dan agama. Diharapkan kita semua memperkuat kembali peran strategis keluarga kita untuk bangsa yang kuat.*(BNews)