Maksimalkan Potensi Perikanan Dengan Pelatihan Pengolahan Ikan

0
20

FOTO : Ist 

ANGSANA, BalarindangNews.com–Sebagai upaya memaksimalkan besarnya potensi perikanan di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Dinas Perikanan Kabupaten Tanbu bekerjasama dengan Balai Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelar pelatihan pengolahan produk berbahan dasar ikan, Rabu (31/07/2.19) kemarin, di Desa Angsana, Kecamatan Angsana, Kab Tanah Bumbu.

Pelatihan diikuti oleh sedikitnya 35 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga transmigrasi nelayan dan ibu rumah tangga pembudidaya ikan patin yang ada di Desa Angsana (Warga Trans Nelayan) Kecamatan Angsana dan Desa Batarang Kecamatan Kusan Hilir. Pada pelatihan tersebut, para peserta diajarkan cara pengolahan hasil perikanan diantaranya bakso ikan, tik tik ikan, samosa, serta brownies dengan berbahan dasar ikan bogor dan ikan patin. 

Kepala Dinas Perikanan Tanbu, Fauraji Akbar, mengatakan pelatihan pengolahan perikanan ini difokuskan di wilayah pedesaan yang memiliki potensi perikanan, selain itu pelatihan ini dilakukan guna meningkatkan perekonomian masyarakat mengingat hingga kini potensi perikanan yang begitu besar di Kabupaten Tanah Bumbu belum tergarap secara maksimal.“Pelatihan ini dimaksudkan agar ikan yang di tangkap nelayan bisa diolah menjadi berbagai variasi produk,” ujar Fauraji Akbar. 

Menurut Fauraji, pelatihan pengolahan produk perikanan akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian keluarga nelayan sehingga tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan saja tetapi bisa diolah menjadi produk lainya. “Pelatihan ini untuk mengenalkan manfaat ikan dan cara pengolahan aneka makanan berbahan dasar ikan dalam rangka untuk meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan,” ujarnya. 

Pelatihan ini dipandu oleh instruktur yang sudah berkompeten di bidangnya dan kegiatan ini juga di hadiri langsung oleh Kepala Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan pengetahuan bagi perempuan nelayan dan pembudidaya ikan. 

Dengan digelarnya pelatihan pengolahan perikanan, nantinya dapat memberikan peningkatan kemampuan terhadap para nelayan dalam meningkatkan nilai jual hasil laut yang melimpah. “Kita berharap terjadinya peningkatan sumber daya manusia terutama produktivitas usaha pengolahan hasil perikanan sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pengolah ikan dan keluarganya,” pungkas Fuaraji.*(BNews)