Satgas Karhutla Tanbu Mulai Beralsi Awasi Kebakaran

0
15

FOTO : Ist 

BATULICIN, BalarindangNews.com–Satuan tugas (Satgas) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu (Tanbu) akan mulai disiagakan aksinya. Dimulainya aksi tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gabungan dan pemeriksaan terhadap pasukan, sekaligus penyematan tanda Satgas Karhutla kepada perwakilan TNI dan Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat serta perwakilan Masyarakat Perduli Api (MPA), Jumat (08/08/2019) dihalaman Kantor Bupati, Kabupaten Tanah Bumbu.

Pemeriksaan pasukan dan penyematan tanda tersebut dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Sekda kab Tanbu) H. Rooswandi Salem, S. Sos., MM., Kapolres Tanah Bumbu AKBP Kus Subiyantoro, serta Dandim 1022 Tanbu Letkol Bintarto. 

Dalam sambutan tertulis Bupati Tanbu H. Sudian Noor yang dibacakan Sekda Tanbu H. Rooswandi Salem, S. Sos., MM., menegaskan, pengerahan Satgas Karhutla berkaitan erat dengan kondisi cuaca panas yang sedang terjadi saat ini. “Mengingat kondisi geografis wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, merupakan daerah yang rawan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan,” kata Sekda saat menjadi Inspektur pada Apel Gabungan Satgas Karhutla. 

Namun demikian, pihaknya terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan pencegahan lebih dini secara terpadu dalam mengahadapi bencana Karhutla. Sebagai langkah kongkritnya, hal demikian sudah dituangkan dalam bentuk regulasi, kelembagaan, program dan kegiatan untuk menangani persoalan bencana dimaksud. “Langkah kongkrit itu, Pemerintah Daerah sudah membentuk Tim Teknis Daerah Penyusunan Kajian Resiko Bencana Dearah, Pelatihan Peningkatan Kapasitas Relawan Masyarakat Peduli Api dengan dasar Keputusan Bupati Tanah Bumbu Nomor: 188.46/332/BPBD/2019, tentang penetapan status siaga darurat bencana kabut asap, akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,” imbuhnya. 

Dia menambahkan, terkait dimulainya aksi pencegahan ini, sejatinya tim Satgas Karhutla segera melakukan pengecekan kembali dan memastikan semua peralatan pendukung personil Satgas sudah siap siaga setiap saat. “Langkah ini sangat penting, agar kita dapat mengambil tindakan pencegahan bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan secara cepat dan tepat, untuk melakukan penanganan sebaik mungkin, sehingga tidak menjadi bencana Kabut Asap yang merugikan semua pihak di Daerah ni,”pungkasnya. 

Secara terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kab. Tanbu Eryanto Rais menjelaskan Satgas Karhutla akan menyebar ke 20 desa yang rawan terhadap Karhutla. Satgas Karhutla ini jelas Eryanto akan menjalankan tugas selama 3 bulan dan sebagai rangkaian pencegahan, turut dilakukan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya kebakaran hutan yang pasti menimbulkan kabut asap. “Kekuatan Satgas Karhutla yang disiapkan yaitu TNI sebayak 50 orang, Polri 20 orang dan masyarakat 70 orang. Sedangkan Posko induknya berada di Kodim 1022 dan Kantor BPBD,” terang Eryanto. *(BNews)