Satgas Pangan Tanbu Pantau Stabilitas Harga Jelang Idul Adha

0
16

FOTO : Ist 

BATULICIN, BalarindangNews.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha1440 Hijriah/2019, Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) harga bahan pokok (Bapok) di Pasar Tradisional Harian Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Jum’at (09/08/2019).

Sejak pagi, Satgas Pangan yang terdiri dari berbagai intansi lintas sektoral SKPD terkait Pemkab Tanbu serta Polres Tanbu mengecek harga bahan pokok seperti bawang, cabai, daging dan lainnya di pasar tradisional tersebut.Satu-persatu kios penjual sayur mayur dan kios penjual daging dicek dan ditanya terkait harga komoditi yang dijualnya. Sidak difokuskan pada komoditi pangan seperti cabai, bawang merah, bawang putih, telor ayam, daging ayam, daging sapi, dan beras, dan komoditi lainya. 

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagri) Tanbu, H. Deny Harianto, mengatakan pantauan dari sidak tersebut ada beberapa harga bapok mengalami penurunan dari satu pekan kemarin. Selain itu ada pula Bapok yang lain seperti daging sapi mengalami kenaikan tetapi tidak signifikan atau kecil. “Untuk ayam potong harganya normal. Tetapi ayam kampung mengalami kenaikan Rp10.000 sampai Rp20.000 perekornya,” katanya. 

Kemudian untuk harga bawang merah mengalami penurunan Rp2.000 sampai Rp3.000 perkilonya. Begitu pula dengan harga bawang putih yang harganya juga turun dari perbandingan harga satu pekan kemarin. Dibanding bawang, harga cabai berfluktuasi tergantung pasokan. Apabila pasokan datang tepat waktu harga normal, namun jika terjadi keterlambatan pasokan, maka harga naik. “2 hari ini harga cabai naik karena pasokan datang terlambat. Untuk cabai ini didatangkan dari luar daerah,” sebutnya. 

Untuk harga minyak goreng, gula, dan tepung jelang lebaran harganya normal seperti biasa. Adapun Sidak pemantauan harga Bapok sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga yang tinggi pada komoditi pangan.“Stok Bapok aman sampai beberapa bulan kedepan,” jelas Deny.*(BNews)