Tingkatkan Kualitas Penyususnan Data, BPS Gelar FGD

0
38

FOTO : Ist 

BATULICIN, BalarindangNews.com Sebagai upaya untuk peningkatan kualitas dan persiapan penyusunan publikasi Kabupaten Tanah Bumbu,  Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanah Bumbu bersama Pemerintah Daerah setempat mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Publikasi Daerah Dalam Angka 2019 dan Pengelolaan Statistik Sektoral, Rabu (07/08/2019) di Soraja Hall 2 Hotel Ebony Batulicin, Kab Tanah Bumbu.

Acara dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bunbu H. Rooswandi Salem, S. Sos, MM, sejumlah pimpinan SKPD lingkup pemerintah kabupaten Tanah Bunbu, dan Forkompinda Tanah Bumbu. 

Rooswandi Salem membuka acara sekaligus menyampaikan tentang pentingnya data untuk pembangunan yang berkelanjutan (suistanable development). Dirinya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan BPS Tanah Bumbu dalam rangka upaya membangun daerah, dengan menyajikan data yang akurat. Menurutnya, FGD sangat penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kuantitas dan kualitas data yang akurat dalam penyusunan publikasi Kabupaten Tanah Bumbu dalam angka tahun 2019. “Terutama dengan adanya data yang akurat, Pemerintah Daerah dapat menentukan arah dan kebijakan pembangunan yang akan dilaksanakan. Selain itu, juga dapat dijadikan sebagai indikator untuk menilai sejauh mana pembangunan yang sudah dilaksanakan”. kata Sekda.

Sementara itu Kepala BPS Tanbu, Ahmad Muzakir mengatakan FGD yang dilaksanakan ini dalam rangka finalisasi penyusunan Publikasi Tanah Bumbu Dalam Angka Tahun 2019 sekaligus sebagai upaya bersama dalam penjaminan kualitas data yang dihasilkan sehingga data tersebut akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, dan mudah diakses.“Tanah Bumbu Dalam Angka ini merupakan himpunan data-data sektoral dari SKPD Pemkab Tanbu,” terangnya.

Data yang terhimpun dalam angka tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan masukan untuk membuat perencanaan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu. Kemudian pada tahun 2020, penghimpunan data Tanah Bumbu Dalam Angka akan dilakukan melalui Sistem Informasi Manajemen Data Statistik Terintegrasi (Simdasi). Setiap sumber data (yaitu SKPD, red) akan menginput sekaligus melakukan validasi datanya secara online. “Manfaat dari Simdasi adalah data yang diperoleh bersifat interoperabilitas yang artinya bisa langsung digunakan pertukaran data antar Kementerian/Lembaga, maupun antar daerah Kabupaten/Kota/Provinsi dan Nasional,” paparnya.

Lebih lanjut Ahmad Muzakir menyampaikan, hal ini merupakan bagian yang diamanatkan dalam Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.“SP2020 memerlukan dukungan semua pihak karena SP2020 merupakan jalan untuk menuju Satu Data Kependudukan,” jelasnya.

Dengan adanya FGD ini diharapkan akan menghasilkan publikasi Kabupaten Tanah Bumbu dalam angka yang lebih baik, serta dapat menyajikan data statistik sektoral yang lebih berkualitas.*(BNews)